Letusan Gunung Berapi

Letusan Gunung Paling Mematikan dalam Waktu Tiga Dekade Terakhir

Letusan Gunung Paling Mematikan dalam Waktu Tiga Dekade Terakhir, Dua di Antaranya Berasal dari Indonesia.

Penulis: say | Editor: Hari Susmayanti
Wikimedia Common / CC BY-SA 3.0
Ilustrasi letusan dahsyat Gunung Krakatau 

TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah gunung berapi pernah meletus dasyat dan mematikan di sepanjang sejarah kehidupan manusia.

Tanpa diprediksi sebelumnya, gunung-gunung tersebut meletus dahsyat dan menewaskan banyak orang.

Letusan dahsyat yang mematikan itu tak hanya terjadi ratusan atau bahkan ribuan tahun lalu.

Dalam waktu tiga dekade terakhir, terjadi sejumlah letusan gunung yang juga mematikan.

Berikut delapan letusan gunung paling mematikan, yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

1. Gunung Api Fuego di Guatemala

Gunung api Fuego yang meletus pada Minggu (3/6/2018) menewaskan setidaknya 75 orang dan membuat 192 lainnya hilang.

Pagi hari sebelum meletus, pihak berwenang setempat tidak memprediksi letusannya akan sebesar itu.

Gunung Fuego mengeluarkan kolom abu hingga mencapai 10 km.

2. Gunung Ontake Jepang

Pada September 2014, Gunung Ontake meletus mendadak, sehingga membunuh lebih dari 60 orang dan menjadikannya sebagai bencana vulkanik terburuk di Jepang dalam waktu 90 tahun.

Tahun 1991 silam, gunung Unzen yang juga di Jepang meletus dan menewaskan 43 orang.

Baca: Merapi Masih Berstatus Waspada, Ini Laporan Aktivitas dari Sabtu Malam Hingga Minggu Pagi

3. Gunung Sinabung, Sumatera Utara

Hingga saat ini, Gunung Sinabung masih menunjukkan peningkatan aktivitasnya.

Pada Februari tahun 2014 lalu di awal-awal letusannya, Sinabung menewaskan setidaknya 16 orang.

Sebelumnya, Sinabung 'tertidur' selama 400 tahun.

4. Gunung Merapi

Gunung Merapi yang saat ini sedang berstatus Waspada ini termasuk gunung berapi yang paling aktif di dunia.

Tahun 2010 lalu, jumlah korban tewas akibat letusan Merapi mencapai hingga 275 orang.

Letusan pada tahun 1994 membunuh lebih dari 60 orang dan di 1930 menewaskan 1.300 warga.

5. Gunung Nyiragongo, Kongo

Letusan Gunung Nyiragongo di Republik Demokratik Kongo pada tahun 2002 menghancurkan pusat kota Goma dan beberapa daerah pemukiman.

Letusan itu juga membunuh lebih dari 100 orang.

6. Peru

Setidaknya 34 orang hilang setelah gunung berapi di timur laut Lima, tiba-tiba meletus dan menyebabkan longsoran lumpur yang mengubur lima desa Andean.

7. Gunung Soufrière Hills, di Montserrat

Gunung Soufrière Hills yang berada di Montserrat pernah meletus di tahun 1997, yang menyebabkan 20 orang tewas atau hilang.

Mereka hilang atau tewas akibat longsoran awan batu dan abu ketika gunung meletus.

Namun saat ini, wilayah koloni Inggris itu telah dihapus dari peta.

8. Filipina

Pada tahun 1996, setidaknya 70 tewas dan 30 lainnya hilang setelah kawah gunung berapi Parker di selatan pulau Mindanao runtuh.

Lima tahun sebelumnya, letusan Gunung Pinatubo, 80 kilometer (50 mil) utara ibukota Manila, menewaskan lebih dari 800 orang.

Sedangkan letusan terburuk sepanjang sejarah diyakini terjadi pada 1883, saat gunung Krakatau meletus.

Kolom abu, batu dan asap saat letusan mencapai 20 km.

Bencana ini menewaskan lebih dari 35.000 orang. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved