Surabaya

Ingat Kasus Pelecehan Perawat Rumah Sakit di Surabaya? Terdakwa Divonis 9 Bulan Penjara

bekas perawat RS National Hospital Surabaya yang didakwa melakukan pelecehan seksual kepada pasien perempuan

Ingat Kasus Pelecehan Perawat Rumah Sakit di Surabaya? Terdakwa Divonis 9 Bulan Penjara
instagram
Oknum perawat yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien di National Hospital Surabaya. 

Seusai sidang, JPU Damang menuturkan bahwa vonis itu tak lepas dari pertimbangan hakim, dan dia juga masih pikir-pikir.

Terdakwa Zunaidi Abdullah, mantan perawat RS National Hospital Surabaya saat mendengar vonis yang dijatuhkan hakim PN Surabaya, Rabu (6/6/2018)
Terdakwa Zunaidi Abdullah, mantan perawat RS National Hospital Surabaya saat mendengar vonis yang dijatuhkan hakim PN Surabaya, Rabu (6/6/2018) (Surya)

“Hakim punya pertimbangan sendiri, dan kami juga mempunyai pertimbangan sendiri. Kami akan laporkan hasil dari persidangan ini,” jelasnya.

Yang pasti, kewenangan putusan dari majelis hakim seluruhnya sesuai fakta persidangan.

“Dari pertimbangan hakim, banyak yang diambil dari amar tuntutan kami, dan itu kewenangan hakim,” tegasnya.

Sedangkan kuasa hukum terdakwa, M Sholeh menilai bahwa putusan hakim itu tak menimbang fakta persidangan.

Dia menilai, seharusnya Zunaidi bebas karena tak ada satupun saksi yang memberatkan terdakwa.

“Kami kecewa dan menyayangkan putusan yang tak menimbang fakta persidangan,” paparnya.

Untuk itu, dia kemungkinan akan menyarankan terdakwa banding, karena melihat fakta persidangan yang lebih menguntungkan Zunaidi.

Apalagi, kasus ini dinilainya tak logis, karena sikap korban yang tak bereaksi ketika ada dakwaan pencabulan itu.

“Saya sarankan terdakwa untuk banding,” pungkasnya. (*)

Editor: iwe
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved