Sejarah Kelam Saat Difabel Dijadikan Tontonan dan Hiburan Sirkus

Mereka mempertontonkan para difabel untuk dijadikan hiburan di depan penonton sirkus

Sejarah Kelam Saat Difabel Dijadikan Tontonan dan Hiburan Sirkus
News Dog Media / Mail Online
Maximo dan Bartola diperkenalkan kepada publik dengan julukan 'Anak Aztec', di tahun 1850. Keduanya mengalami kelainan microephaly atau kelainan ukuran kepala. Keduanya juga menderita kelainan perkembangan mental. 

TRIBUNJOGJA.com - Pada abad ke-19, pertunjukan sirkus begitu populer di kalangan masyarakat. Ini menjadi media hiburan yang sangat digemari saat itu.

Mirisnya, pertunjukan sirkus bukan hanya mempertontonkan keahlian para penampil, melainkan mempertontonkan para penyandang cacat untuk dijadikan hiburan di depan penonton.

Baca: Aktion T4, Program Nazi Paling Keji yang Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Ratusan Ribu Difabel

Sejumlah foto berikut ini mengungkapkan siapa saja yang berperan sebagai penampil pada pertunjukan sirkus di Amerika Serikat. Para penyandang cacat ini tampil dalam pertunjukan sirkus bertajuk 'freak show'.

1. Waino dan Pulator

Ini merupakan foto Waino dan Plutanor, yang diperkenalkan kepada publik sebagai Manusia Liar dari Borneo. Mereka merupakan saudara kembar dengan postur tubuh kerdil
Ini merupakan foto Waino dan Plutanor, yang diperkenalkan kepada publik sebagai Manusia Liar dari Borneo. Mereka merupakan saudara kembar dengan postur tubuh kerdil (News)
Waino dan Plutanor berhasil mencapai kesuksesan sebagai penampil pertunjukan sirkus lantaran banyak yang tertarik untuk menyaksikannya. Keduanya berkarier selama 25 tahun dengan mempertunjukan keahlian mereka mengangkat beban
Waino dan Plutanor berhasil mencapai kesuksesan sebagai penampil pertunjukan sirkus lantaran banyak yang tertarik untuk menyaksikannya. Keduanya berkarier selama 25 tahun dengan mempertunjukan keahlian mereka mengangkat beban (news)

2.The Snow Sisters

Keduanya dikenal sebagai The Snow Sisters. Mereka merupakan saudara kembar dengan kelainan pada kepala. Disebutkan bahwa mereka berasal dari Yucatan
Keduanya dikenal sebagai The Snow Sisters. Mereka merupakan saudara kembar dengan kelainan pada kepala. Disebutkan bahwa mereka berasal dari Yucatan (News Dog Media / Mail Online)

3. Maximo dan Bartola

Maximo dan Bartola diperkenalkan kepada publik dengan julukan 'Anak Aztec', di tahun 1850. Keduanya mengalami kelainan microephaly atau kelainan ukuran kepala. Keduanya juga menderita kelainan perkembangan mental.
Maximo dan Bartola diperkenalkan kepada publik dengan julukan 'Anak Aztec', di tahun 1850. Keduanya mengalami kelainan microephaly atau kelainan ukuran kepala. Keduanya juga menderita kelainan perkembangan mental. (News Dog Media / Mail Online)
Maximo dan Bartoli mencapai kesuksesan di pertunjukan sirkus, bahkan mereka berhasil mengunjungi Istana Buckingham pada 1851. Namun selanjutnya kehidupan mereka sangat tragis, setelah order pertunjukan kian sepi.
Maximo dan Bartoli mencapai kesuksesan di pertunjukan sirkus, bahkan mereka berhasil mengunjungi Istana Buckingham pada 1851. Namun selanjutnya kehidupan mereka sangat tragis, setelah order pertunjukan kian sepi. (News Dog Media / Mail Online)
Demi menggaet banyak penonton, keduanya dipaksa menikah. Kemudian mereka diperkenalkan kembali kepada publik sebagai bocah kuno dari Kuil Aztec yang hilang oleh promotor sirkus mereka.
Demi menggaet banyak penonton, keduanya dipaksa menikah. Kemudian mereka diperkenalkan kembali kepada publik sebagai bocah kuno dari Kuil Aztec yang hilang oleh promotor sirkus mereka. (News Dog Media / Mail Online)

4. Chang dan Eng Bunker

Chang dan Eng Bunker merupakan saudara kembar siam dengan julukan Siamese Twins. Keduanya 'ditemukan' dalam sebuah pertunjukan sirkus di Bangkok, kemudian mereka melakukan pertunjukan keliling dunia
Chang dan Eng Bunker merupakan saudara kembar siam dengan julukan Siamese Twins. Keduanya 'ditemukan' dalam sebuah pertunjukan sirkus di Bangkok, kemudian mereka melakukan pertunjukan keliling dunia (News Dog Media / Mail Online)
Chang dan Eng kemudian menjadi warga negara Amerika dan tinggal di North Carolina. Keduanya lantas menikahi wanita setempat. Keduanya juga memiliki keturunan. Dalam perjalannnya, Chang mengalami gangguan kesehatan semisal stroke akibat terlalu banyak minum miras, hingga akhirnya meninggal. Eng menyusul saudaranya, meninggal tiga jam kemudian.
Chang dan Eng kemudian menjadi warga negara Amerika dan tinggal di North Carolina. Keduanya lantas menikahi wanita setempat. Keduanya juga memiliki keturunan. Dalam perjalannnya, Chang mengalami gangguan kesehatan semisal stroke akibat terlalu banyak minum miras, hingga akhirnya meninggal. Eng menyusul saudaranya, meninggal tiga jam kemudian. (News Dog Media / Mail Online)

5. Carlson bersaudara

Carlson bersaudara diperkenalkan kepada publik sebagai Gadis Gendut, Si Petinju. Keduanya disuruh untuk bertarung di atas ring demi menarik penonton pada tahun 1925-an.
Carlson bersaudara diperkenalkan kepada publik sebagai Gadis Gendut, Si Petinju. Keduanya disuruh untuk bertarung di atas ring demi menarik penonton pada tahun 1925-an. (News Dog Media / Mail Online)

6. Millie dan Christie McKoy

Pasangan kembar siam Millie dan Christie McKoy menjadi penampil dalam pertunjukan sirkus pada tahun 1870-an. Mereka berhasil meraih kesuksesan melalui pertunjukan tersebut
Pasangan kembar siam Millie dan Christie McKoy menjadi penampil dalam pertunjukan sirkus pada tahun 1870-an. Mereka berhasil meraih kesuksesan melalui pertunjukan tersebut (News Dog Media / Mail Online)

7. Giacomo dan Giovani

Saudara kembar siam Giacomo dan Giovani, lahir di Italia pada 1870. Mereka lahir dengan dua kepala namun hanya memiliki dua kaki. Ayah Giacomo dan Giovani menderita kelainan jiwa setelah terkejut melihat kondisi anaknya tak lama setelah lahir.
Saudara kembar siam Giacomo dan Giovani, lahir di Italia pada 1870. Mereka lahir dengan dua kepala namun hanya memiliki dua kaki. Ayah Giacomo dan Giovani menderita kelainan jiwa setelah terkejut melihat kondisi anaknya tak lama setelah lahir. (News Dog Media / Mail Online)

8. Radica dan Doddica

Radica dan Doddica, dikenal sebagai Orissa Bersaudara dari Orissa, India, sekitar tahun 1890-an. Ketika mereka lahir, penduduk desa setempat melihat bayi-bayi itu sebagai pertanda buruk, dan ayah mereka ingin memisahkan mereka sendiri. Namun pada tahun 1888, gadis-gadis itu dibeli oleh seorang pemain sandiwara bernama Captain Colman, yang kemudian memamerkannya di Eropa.
Radica dan Doddica, dikenal sebagai Orissa Bersaudara dari Orissa, India, sekitar tahun 1890-an. Ketika mereka lahir, penduduk desa setempat melihat bayi-bayi itu sebagai pertanda buruk, dan ayah mereka ingin memisahkan mereka sendiri. Namun pada tahun 1888, gadis-gadis itu dibeli oleh seorang pemain sandiwara bernama Captain Colman, yang kemudian memamerkannya di Eropa. (News Dog Media / Mail Online)
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved