Kesehatan

Lebih Bergizi Mana, Kolak Atau Es Buah?

Dalam satu porsi es buah takaran 1 gelas, kamu bisa mendapatkan 247 kalori yang terdiri dari 0% lemak, 99% karbohidrat, dan 1% protein.

Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Hamim Thohari
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Bulan Ramadan menjadi waktu dimana umat muslim berlomba-lomba memperbanyak ibadah.

Satu di antaranya dengan berpuasa.

Saat berpuasa, berbuka puasa tentunya menjadi waktu yang dinanti, yakni menyantap hidangan favorit.

Hidangan yang kerap muncul saat berbuka puasa adalah kolak dan es buah.

Keduanya memiliki bahan yang menyehatkan dan kuah nan menyegarkan tenggorokan.

Sebelum kamu bingung akan menyediakan kolak atau es buah untuk pelepas dahaga nanti, ada baiknya nih tahu mana yang lebih baik untuk jadi teman berbuka.

Mana sih yang lebih bergizi dan sehat, kolak atau es buah.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus tahu kandungan dari masing-masing hidangan.

Bahan pembuat kolak yang utama adalah santan, gula merah, pisang, ubi jalar atau labu, dan kolang-kaling.

Dalam satuan 100 gram penyajian kolak, terdiri dari isian lengkap, terdapat 163 kalori dengan rincian 47% lemak, 48% karbohidrat, dan 6% protein.

Lemak dalam kolak terdiri dari lemak jenuh sebesar 7,804 gram, serta lemak tak jenuh sebesar 0,484 gram.

Karbohidrat dalam kolak adalah kombinasi dari 2,8 gram serat serta 11,95 gram gula.

Kolak juga mengandung sodium sebesr 51 mg dan kalium sebanyak 219 mg.

Isian kolak berupa pisang mengandung vitamin B, C, A, serta zat-zat seperti mangan, kalium, serat, protein, magnesium, folat, riboflavin, niacin, dan zat besi.

Pisang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, membantu pencernaan, menyehatkan mata, bahkan mengobati anemia.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved