Kesehatan

Wanita Lebih Rentan Terserang Lupus

Penyakit Lupus merupakan penyakit yang juga bisa disebut dengan penyakit seribu wajah.

Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ RIzki Halim
Jajaran pejabat RSUP dr Sardjito saat mengadakan jumpa pers terkait peringatan Hari Lupus sedunia, Selasa (8/5/2018) 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja – Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Saat ini, dari data di RSUP Dr Sardjito terdapat 200-300 pasien penderita Lupus.

Angka itu masih bisa bertambah yang mana kita berada di Rumah Sakit tingkat A, bukan hanya dari DIY saja yang berobat, tapi juga dari 8 Propinsi yang ada di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh Deddy Nur Wachid, selaku Dokter Penyakit Dalam RSUP Sardjito sebelum hari Peringatan Lupus Sedunia di Ruang Bulat RSUP Dr. Sardjito pada Selasa, (8/5/2018)

Dedi juga menerangkan bahwa penyakit Lupus merupakan penyakit yang juga bisa disebut dengan penyakit seribu wajah.

Yang mana penyakit ini tidak hanya menyerang satu organ saja, melainkan bisa di organ mana saja.

“Saya sampaikan mengenai penyakit Lupus ini harus dideteksi sedari dini. Karena penyakit ini tidak hanya menyerang satu organ saja, namun juga bisa menyerang ginjal, paru-paru, jantung, kulit dan yang lainnya,” terangnya.

Baca: RSUP Dr Sardjito Ajak ODAPUS Rayakan Hari Lupus Sedunia Melalui Fun Gathering

Dia juga menerangkan, penyakit Lupus paling rentan menyerang wanita.

Hal tersebut dikarenakan wanita lebih memiliki imun yang kuat dibanding dengan pria.

“Perbandingannya antara 9 dibanding 1. Kenapa penderita lebih banyak wanita, karena hormonal. Wanita mengalami menstruasi. Sedangkan faktor kedua reaksi imun pada wanita lebih kuat dibanding pria,” ungkapnya.

Mengenai resiko untuk kambuh dan bisa tidaknya wanita yang pernah terserang Lupus untuk hamil, Dedi mengungkapkan bisa.

Akan tetapi, risiko yang ada juga besar.

“Mungkin yang kita takutkan adalah ketika wanita hamil, terjadi kekambuhan. Nah, saat inilah pilihannya adalah mempertahankan bayi atau tidak. Namun, dibeberapa kasus bisa saja wanita tersebut hamil dan bayinya juga tidak terkena Lupus,” ungkapnya.

Baca: Peringati Hari Lupus Sedunia, RSUP Dr Sardjito Akan Gelar Seminar Medis Tentang Lupus

Mengenai pendeteksi dini penyakit Lupus, Dedi menyarankan apabila terdapat 4 gejala sakit yang datang secara bersamaan, haruslah segera diperiksakan lebih lanjut.

“Jika seseorang mengalami nyeri, sariawan, kulit merah, maupun rambut rontok dan yang lainnya secara bersamaan, maka hal itu perlu untuk diwaspadai. Pendeteksi secara dini penyakit Lupus sangat perlu dilakukan,” terangnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved