Komunitas
Di Tangan Komunitas Ini, Buah Bisa Menjadi Hiasan Indah
Jogja Carving Familias memang komunitas yang tergolong baru, pengurusnya baru terbentuk Januari 2018 lalu.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
Wakil Ketua Jogja Carving Familias, Hanggita Pratama menambahkan ada dua jenis yang biasa dibuat ukiran, yaitu bunga dan karakter.
Motif bunga merupakan motif yang paling cocok dipelajari oleh pemula.
"Ada dua jenis yang paling banyak dibuat, yaitu motif bunga dan motif karakter. kalau karakter itu ya bisa burung, atau karakter apa gitu. Kalau buat pemula motif yang paling mudah ya bunga. Bunga kan cantik ya, meskipun abstrak ya tetap bagus," kata Tama.
Ia menjelaskan untuk mengukir buah membutuhkan pisau khusus, yaitu fruit carving knife.
Saat ini, untuk mendapatkan pisau tersebut harus membeli di Thailand atau Vietnam.
Menurutnya untuk mengukir buah tentunya membutuhkan kreativitas dan konsentrasi yang tinggi.
Chef yang sedang mengukir buah umumnya menyendiri.
Baca: 26 Tim Mahasiswa Indonesia Siap Ukir Prestasi dalam Ajang Shell Eco-Marathon 2018 di Singapura
"Istilahnya Kitchen Artist yaa. Pasti penyendiri itu, diem dipojokan sambil ngukir buah, karena memang butuh konsentrasi tinggi. Harus satu kali gores, kalau tidak kan ada bekasnya, jadi kerapiannya nanti kurang," tambahnya.
Jogja Carving Familias memang komunitas yang tergolong baru, pengurusnya baru terbentuk Januari 2018 lalu.
Angggotanya terdiri dari praktisi memasak, dari chef, ada juga siswa, atau mahasiswa yang umumnya berasal dari jurusan tata boga.
"Saat ini sih jumlah ada 100an kalo anggota. Ada chef dari berbagai hotel berbintang, mahasiswa atau siswa SMK dari tata boga sih. Ada kopdar sebulan sekali di Taman Kuliner, Condong Catur, nanti ada pelatihan-pelatihan gitu," pungkasnya.
Pengunjung pun takjub melihat aksi yang dilakukan oleh beberapa anggota Food carving Familias.
Rahayu, seorang pengunjung yang ikut mencoba langsung mengaku senang mendapatkan pengetahuan baru.
"Seneng sih bisa nyobain langsung, bikin bunga dari tomat. Lumayan besok kalau ada lomba tumpengan kan udah bisa bikin hiasan. Bagus ya, kok bisa bikin bentuk-bentuk gitu. Sayang kalau mau dimakan, bentuknya lucu, bikinnya aja njelimet, "katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/chef-chicko-ragiel-yang-sedang-mempraktikkan-food-carving_20180429_162822.jpg)