Operasi Mossad di Kuala Lumpur
Operasi Rahasia Mossad : Kidon, Spesialis Pembunuh di Tubuh Mossad
Unit ini didirikan tahun 70an oleh Mike Hariri. Selanjutnya dibentuk unit spesialis pembunuh dan sabotase bernama Kidon
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
Dalam bukunya, Rise and Kill First, Bergman menyebut di masa intifada kedua, Israel menggelar lebih dari 1.000 operasi, 168 di antaranya sukses membunuh target-target penting.
Setelah itu, Israel melancarkan tak kurang 800 operasi yang menewaskaj tokoh-tokoh Hanas di Gaza maupun di berbagai lokasi di luar Israel dan Palestina.
Pada 1997, agen Mossad berupaya membunuh pemimpin Hamas Khaled Meshaal di Amman, Yordania. Eksekutor menyemprotkan racun kuat ke wajahnya, namun pembunuhan ini gagal.
Khaled Meshaal selamat, dan operasi Mossad ini memantik kemarahan Raja Hussein. Aksi Mossad tak berhenti di sini meski gagal.
Operasi pembunuhan kembali digelar, kali ini targetnya pemimpin teras Hamas, Mahmoud al-Mabouh. Pria itu tewas dicekik di sebuah kamar hotel mewah di Dubai, 1 Maret 2010.
Operasi ini terdeteksi dilakukan agen-agen Mossad laki maupun perempuan, yang menggunakan identitas dari Kanada, Australia, Jerman dan lain-lainnya.
Tidak ada satupun pelaku yang tertangkap. Semua pelaku meninggalkan Dubai, sebagian sebelum pembunuhan, dan sisanya sesaat setelah eksekusi.(Tribunjogja.com/ Aljazeera/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/unit-kidon-mossad_20180423_102423.jpg)