Viral Medsos

Buat Siaran Langsung di Facebook, Pria Ini Suruh Pacarnya Tampar Wajah Sendiri yang Berlumuran Darah

Diidentifikasikan kejadian tersebut terjadi dalam sebuah kondomium di daerah Nawamin, Bangkok.

Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
coconut
Seorang pria paksa pacarnya tampar muka sendiri 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang laki-laki di Bangkok membuat sebuah video siaran langsung di Facebook.

Dalam rekaman tersebut, pria itu melakukan serangkaian tindakan yang tak pantas kepada pacarnya yang masih berusia 21 tahun.

Dilansir Coconuts Bangkok, pria yang diketahui bernama Chaichana Sirichart (25) memaksa pacarnya yang telah berlumuran darah untuk menampar wajahnya sendiri.

Akibat siaran langsung tersebut, warganet yang melihat kejadian mengerikan tersebut langsung menghubungi polisi untuk menyelamatkan wanita muda itu.

Berdasarkan keterangan polisi, diidentifikasikan kejadian tersebut terjadi dalam sebuah kondomium di daerah Nawamin, Bangkok.

Polisi berhasil menyelamatkan wanita itu pukul 19.00 waktu setempat, Minggu (22/4/2018).

Di bagian video yang dirilis ke media lokal, Chaichana mengarahkan kamera ke pacarnya yang terluka.

“Kamu tidak tahu apa yang saya suka. Ini adalah akhir kepedihanku. Sudah empat bulan!" ucapnya dalam video tersebut.

Ketika pihak berwenang tiba di kondominium, Chaichana menolak membuka pintu, akhirnya hanya membiarkan satu penyelamat masuk ke ruangan untuk melakukan pertolongan pertama pada pacarnya.

Butuh dua jam bagi polisi untuk mengakses ruangan dan mengambil korban.

Songwut Somjantuek, penyelamat yang menawarkan diri untuk masuk ke dalam ruangan, mengatakan bahwa Chaichana menuduh pacarnya berselingkuh.

“Dia (Chaichana) ingin membawa wanita itu ke rumah sakit sendiri. Saya mencoba bernegosiasi dan pada akhirnya dia membuka pintu dan menerima bahwa dia akan ditangkap,” kata Songwut.

Songwutt juga menyebutkan bahwa wanita tersebut mengalami luka berat di bagian kepala dan salah satu tangannya.

Menurut laporan Morning News yang dikutip Coconuts Bangkok, darah kering di wajahnya menunjukkan bahwa mungkin dia telah dianiaya selama beberapa jam.

Foto yang diambil di tempat kejadian juga menunjukkan darah kering yang menempel di dinding.

Chaichana telah dituduh melakukan penganiayaan, penculikan, menggunakan obat kategori satu dan memasukkan data ke dalam sistem komputer yang memfitnah atau mempermalukan orang lain.

(Tribun Jogja/Hanin Fitria)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved