Kota Yogyakarta

Kulit Jagung pun Bisa Disulap Menjadi Gaun yang Unik

Gaun dari kulit jagung ini hanya memanfaatkan kulit jagung pada bagian dalam yang masih bersih untuk menjadi bahan dasar gaun.

Kulit Jagung pun Bisa Disulap Menjadi Gaun yang Unik
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Gaun dari Kulit Jagung 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jika biasanya kulit jagung dibuang begitu saja, Retno Tri Kumalasari (39) justru menyulapnya menjadi sebuah gaun .

Gaun dari kulit jagung ini hanya memanfaatkan kulit jagung pada bagian dalam yang masih bersih untuk menjadi bahan dasar gaun.

Pada bagian dalam gaun dilapisi kawat agar gaun dapat mengembang yang kemudin ditempelkan kulit jagung yang sudah dibentuk.

"Kulit jagungnya dikeringkan, setelah dikeringkan, kulitnya dibalik dan yang dipakai itu kulit bagian dalam, dibentuk diplintir," ujarnya kepada Tribunjogja.com, Kamis (19/4/2018) kemarin.

Setelah kulit jagung tersebut dibalik, kulit jagung ditempelkan pada kain yang sudah dipasangi kawat.

Kemudian kulit jagung dijahit serta diberi lem tembak agar antara kulit jagung satu dengan yang lainnya merekat.

"Sewaktu menempelkan kulit jagung ke kain itu sampai dibongkar pasang tiga kali. Soalmya kalau masangnya nggak pas kulit jagungnya nglipet," lanjut dia.

Untuk membuat satu stel gaun kulit jagung, bandana, aksesoris dan sepatu dari kulit jagung ini membutuhkan sekitar 3 karung kulit jagung.

"Ngumpulin kulit jagung ini dari petani jagung sekitar 3 karung. Trus kulit jagung dipilih yang bersih. Yang kotor dibuang," terangnya.

Aksesoris gaun, bandana, gelang maupun sepatu pun juga terbuat dari kulit jagung.

"Aksesoris bajunya seperti bunga mawar juga dari jagung tapi diberi pewarna, biar bisa membentuk seperti bunga itu pakai alat pemanas," imbuh dia. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved