Kulonprogo
Usai Hadiri Hajatan Pernikahan, Puluhan Warga Kulonprogo Alami Keracunan
Puskesmas II Pengasih mengambil sampel makanan berupa olahan daging sapi dan telur puyuh yang diduga jadi penyebab kejadian.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Puluhan warga Pedukuhan Kalinongko, Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih diduga mengalami keracunan makanan, Selasa (10/4/2018).
Hal itu terjadi setelah mereka menyantap hidangan dalam sebuah pesta pernikahan warga setempat.
Informasi dihimpun, warga mulai mengeluhkan mual, pusing, dan perih di perutnya menjelang sore hari atau setelah acara resepsi di rumah milik Kemiran.
Belasan orang telah memeriksakan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates dan Rumah Sakit lainnya.
Dua orang di antaranya diketahui harus menjalani rawat inap.
Yakni Diyah Ayu, warga Pedukuhan Kalinongko, Kedungsari, Kecamatan Pengasih serta Sukmini, warga Pedukuhan Ngramang, Kedungsari, Kecamatan Pengasih.
Petugas dari Puskesmas II Pengasih dan kepolisian pada Rabu (11/4/2018) juga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan terhadap sisa hidangan.
Dilakukan pula pemeriksaan terhadap kondisi sejumlah warga yang mengeluhkan gejala keracunan.
Seorang warga, Yogo Ikhsananto (35) mengatakan dirinya merasa mual, pusing dan lemas setelah menghadiri acara tersebut.
Selain dirinya, sejumlah warga lain juga mengalami keluhan serupa.
Dia mengaku tidak terlalu memperhatikan apa saja hidangan yang disantapnya hingga menyebabkan rasa mual dan pusing.
Namun, diduganya hal itu karena mengonsumsi menu daging rendang.
"Kemungkinan dari dagingnya. Saya sempat periksa ke Rumah Sakit tapi diperbolehkan pulang," kata dia.
Keluhan serupa juga dirasakan Tutik (40) warga Sukoreno, Kecamatan Sentolo yang juga juru rias pengantin dalam resepsi tersebut.
Ia mengaku mengkonsunsi hidangan daging dan Selasa sore mulai merasakan pusing dan mual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/warga-kulonprogo-keracunan_20180411_175111.jpg)