Berita Internasional
Arca Mahakala Kerajaan Singasari Seberat 1,2 Ton Dipajang di Museum Leiden Belanda
Arca seberat 1,2 ton itu satu di antara lima koleksi patung masterpiece dari masa kejayaan Kerajaan Singasari pada abad 13
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, LEIDEN - Rijksmuseum van Oudheden di Leiden, Belanda, akan menggelar acara jubilum mulai 25 April mendatang.
Berbagai persiapan dilakukan, termasuk menata ulang koleksi-koleksi utama mereka. Salah satunya menata ulang koleksi masterpiece dari Indonesia.
Selasa (10/4/2018) waktu Leiden, sebuah arca Mahakala nan indah dan masih mulus, dipindahkan dari ruang pamer ke dekat tangga masuk lantai pertama museum.
Arca seberat 1,2 ton itu satu di antara lima koleksi patung masterpiece dari masa kejayaan Kerajaan Singasari pada abad 13. Sebenarnya ada dua arca Mahakala, namun hanya satu yang dikeluarkan.
Informasi pemindahan arca Mahakala ini dikabarkan di akun Facebook Rijksmuseum van Oudheden, kemarin. Postingan ini mendapat beragam komentar dari netizen.
Netizen Indonesia yang mampir di lapak ini berharap koleksi-koleksi indah ini dikembalikan ke tempat asalnya. Namun sebagian meminta biar tetap di Belanda karena lebih terpelihara.
Kisah keberadaan Mahakala di Rijksmuseum Leiden ini pernah diceritakan Agatia Wenan Tyawati, warga Indonesia, yang beberapa tahun lalu mengunjungi museum hebat ini.
Ia menceritakan sederet arca yang dipajang di ruang pamer koleksi dari Indonesia. Semuanya berasal dari era Singasari, kerajaan besar yang pernah berjaya dengan pusat pemerintahan di Malang, Jatim.
Selain dua Mahakala, ada arca Ganesa, Durga, Nandiswara, dan Cakhra Bhairawa. Ketiganya dipajang berjejer di ruang kaca dengan pencahayaan sangat indah. Arca-arca dari batu andesit itu masih sangat mulus.
Menurut Agatia, tinggi arca Mahakala kira-kira 175 cm, lebar arca sekitar 80 cm, dan dalam 50 cm. Kedua Mahakala itu tidak berdiri berhimpitan, ada kira-kira 20 cm jarak memisahkan keduanya.
Baca:
Geger! Baru Saja Ditemukan, Arca Ganesha Zaman Mataram Kuno Hilang Tanpa Jejak
Misteri Prasasti ke-3 Candi Kedulan Akhirnya Terkuak
Terguncang-guncang, Runtuh, Ditinggalkan, Candi Kedulan Kemudian Tertimbun Lahar Merapi
Kedua arca dari batu andesit itu berwarna abu-abu muda. Perut Mahakala terlihat ramping, tidak seperti arca gupala yang berperut buncit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/arca-mahakala-kerajaan-singasari_20180411_082854.jpg)