Pemkab Sleman Persilakan Asosiasi Tindak Oknum Sopir dan Komunitas Jip Wisata Merapi yang 'Ngeyel'

Sebenarnya pasca insiden kecelakaan jip wisata pada awal tahun ini pihaknya telah melakukan pendataan anggota by name

Penulis: app | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Ilustrasi: Wisatawan menikmati wahanan jip wisata di lava tour kawasan Kaliadem, lereng Merapi, Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pariwisata (Dinpar) Sleman menegaskan, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang disepakati oleh operator Jip Wisata Lava Tour Merapi bahwa asosiasi dipersilakan untuk menindak komunitas maupun oknum supir yang diketahui tidak taat peraturan.

Hal tersebut diutarakan Kepala Dinpar Sleman, Sudarningsih menanggapi kembali terjadinya insiden kecelakaan yang melibatkan Jip Wisata Lava Tour Merapi.

"Kami sudah melakukan koordinasi intens dengan asosiasi jip wisata untuk lebih menguatkan pelaksanaan SOP sudah disepakati operator jip wisata yang beroperasi," jelas perempuan yang akrab disapa Ning ini, Senin (9/4/2018).

"Pembinaan kepada operator dan driver selalu dilakukan tekait masalah safety dan perilaku dalam berkendaraan jip wisata," timpalnya.

Baca: Jip Lava Tour Merapi Kembali Kecelakaan, Asosiasi akan Panggil Komunitas Jip

Lanjut Ning, sebenarnya pasca insiden kecelakaan jip wisata pada awal tahun ini pihaknya telah melakukan pendataan anggota by name dan dirancang dokumen kerjasama dengan operator Jip untuk membuat pakta integritas mengenai keselamatan berkendara.

Sementara itu, kepada oknum-oknum yang masih ngeyel, asosiasi memiliki hak untuk melakukan penindakan.

Hal tersebut sesuai dengan kesepakatan yang berlaku.

Sanksi yang diberikan pun dapat berupa skorsing pengoperasian jip hingga satu bulan lamanya.

"Asosiasi jip akan memberikan sanksi. Tapi bukan dari dinas, karena bukan kewenangannya dinas. Karena sudah kesepakatan dengan dinas, kalau ada yang melanggar akan ditindak. Sebetulnya itu oknum-oknum yang ngeyel," pungkasnya.

Ke depan, pihaknya pun akan membuatkan SK Bupati untuk jalur-jalur wisaya yang dilalui.

"Asosiasi sudah buat SOP ,yang harus wajib ditaati oleh seluruh anggota," tegasnya.

Baca: Wisatawan Ramai-ramai Pesan Jasa Wisata Jip Lereng Merapi

Sebelumnya dilaporkan, Jip Lava Tour Merapi kembali mengalami kecelakaan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved