Ketum Partai Demokrat: Kita Jangan Sering-sering Impor Beras
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa Indonesia harus mampu bergantung dengan hasil pangan sendiri.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa Indonesia harus mampu bergantung dengan hasil pangan sendiri.
Hal tersebut ia sampaikan saat berdialog dengan warga dan kelompok tani Dusun Bantarjo, Ngaglik, Sleman pada Senin (09/04/2018).
"Kita ini jangan sedikit-sedikit mesti impor beras. Ketahanan pangan kita justru harus semakin tinggi," ujar SBY.
SBY juga menekankan bahwa walau saat ini ia tidak lagi menjabat sebagai Presiden, ia tetap akan mendukung pemerintahan yang berjalan saat ini.
"Secara moral, saya wajib membantu pemerintah Presiden Jokowi," tegas SBY disambut tepuk tangan warga.
Beberapa warga mengeluhkan tentang kualitas beras miskin (raskin) serta kurangnya generasi petani yang baru.
SBY langsung menjawab bahwa hal tersebut menjadi kewenangan dari pemerintah saat ini.
Ia pun berjanji akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo untuk membicarakan kebutuhan warga.
"Apabila saya punya kesempatan nanti, akan saya sampaikan semua keluhan bapak dan ibu ke Bapak Jokowi," jelas mantan Presiden RI ke-6 ini.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman Sri Purnomo pun sempat menyatakan bahwa kabupaten yang dikelolanya berhasil melakukan surplus dalam produksi beras.
Sri Purnomo menyebut bahwa hingga akhir April ini stok gabah mencapai 42 ribu ton, dengan beras untuk konsumsi sebanyak 34 ribu ton.
"Kita surplus sebesar 8 ribu ton," ungkap Sri Purnomo dalam sambutannya. (tribunjogja)