Tak Hanya Insomnia, Ini Gangguan Tidur yang Perlu Kamu Tahu
Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine, ada gangguan tidur yang tergolong baru.
TRIBUNJOGJA.COM - Insomnia menjadi gangguan tidur yang banyak orang derita.
Namun rupanya, ada gangguan tidur baru yang ditemukan belakangan ini.
Kenali yuk, siapa tahu kamu pernah mengalaminya.
Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine, ada gangguan tidur yang tergolong baru.
Gangguan tidur baru tersebut bernama orthosomnia.
Apa penyebabnya?
Gangguan tidur ini terjadi pada orang-orang yang terlalu terobsesi dengan hasil pelacak tidur dan kebugaran.
Mereka terlalu terobsesi mendapatkan tidur yang sempurna.
Tapi malah berdampak buruk pada diri mereka sendiri.
Penggunaan alat pelacak tidur ini meningkat karena banyak orang yang ingin melacak pola tidur mereka.
Alasan utama orang-orang memakai alat pelacak tidur ini adalah karena mereka mengalami insomnia dan ingin menyembuhkannya.
Mereka mengandalkan data dari pelacak tidur dan mengejar hasil positif.
Sayangnya, alat pelacak tidur itu justru berdampak sebaliknya untuk orang-orang yang tidak memiliki gangguan tidur.
Mereka meyakinkan diri sendiri bahwa mereka menderita gangguan tidur, padahal tidak.
Akibatnya mereka terobsesi untuk mendapatkan tidur yang sempurna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/orthosomnia_20180329_214733.jpg)