Serunya Festival Mie Lethek Lopati di Bantul

Festival ini bukan hanya menyajikan aneka masakan mie lethek, di jalan menuju acara juga berdiri stand-stand yang menghadirkan produk UMKM

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
IST
Warga antusias memasak dan memakan aneka hidangan di Festival mie lethek di dusun Lopati, Desa Trimurti, Srandakan, Bantul, Sabtu (24/03/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Festival Mie Lethek di dusun Lopati, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Bantul berlangsung seru dan meriah.

Anak-anak, ibu, bapak, tua dan muda tumpah dalam keseruan.

Mereka tampak berkerumun mencicipi hidangan mie lethek yang dimasak disepanjang jalan dusun Lopati.

Baca juga : BRI Blokir Semua Kartu ATM, Nasabah Diminta Hubungi Cabang Terdekat

Acara dimulai dengan pemotongan pita yang dilakukan langsung oleh Bupati Bantul, Drs Suharsono di depan gapura masuk berlangsungnya Festival, Sabtu (24/3/2018).

Bupati bersama istri datang sekira pukul 14.15 WIB, kehadiran Bupati langsung diiring oleh puluhan Bregada dan disambut oleh meriahnya atraksi Reog.

Festival ini bukan hanya menyajikan aneka masakan mie lethek, di jalan menuju acara juga berdiri stand-stand yang menghadirkan produk UMKM dari masyarakat sekitar.

Baca: Dusun Lopati Bantul Gelar Festival Mie Lethek, Ada 1000 Porsi Gratis yang Disediakan oleh Warga

Kepala Dukuh, sekaligus ketua desa Wisata Lopati, Sutiyem, mengatakan, Festival Mie Lethek ini merupakan kali pertama dilakukan di dusun Lopati.

Tujuannya, untuk membranding dusun Lopati sebagai sentra kuliner mie lethek.

Ada ratusan warga yang ikut berpartisipasi dalam menyajikan hidangan mie lethek.

"Yang masak ada 120 warga. Mereka memasak dan dilombakan. Para pengunjung bisa langsung mencicipi hidangan yang baru selesai dimasak," ujar Sutiyem, Sabtu (24/03/2018).

Bupati Bantul, Drs Suharsono dan istri mengunjungi Festival Mie Lethek.
Bupati Bantul, Drs Suharsono dan istri mengunjungi Festival Mie Lethek. (IST)

Dimulainya Festival, masyarakat seketika langsung tumpah, berbaur dalam kegembiraan. Mereka dengan senang hati mencicipi satu persatu stand masakan mie lethek.

"Kami sediakan 1000 porsi mie lethek, gratis untuk semua pengunjung," ungkap Sutiyem.

Baca: Kisah Romantis Obama-Michele Menyantap Mie Lethek dan Sambal Terong Bikin Ngiri yang Lain

Dikatakan Sutiyem, diadakannya Festival Mie Lethek ingin mengabarkan kepada masyarakat luas bahwa mie lethek merupakan makanan yang sehat dan bisa dinikmati disetiap waktu.

"Orang bilang makan mie lethek enaknya malam hari. Saya akan buktikan, mie lethek bisa dimakan setiap saat. Apalagi mie lethek ini tanpa bahan kimia, sehat," jelas Sutiyem.

Tampak ratusan warga memasak dengan antusias.

Mereka menyajikan mie lethek beraneka rasa. Ada mie lethek dengan telor, brokoli, kubis, dan wortel.

"Harapannya nanti semoga bisa membuat citra dusun Lopati sebagai kuliner mie lethek dan bisa mengangkat nilai ekonomi warga," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved