Anne Avantie: Karunia dan Inspirasi Tidak Bisa dicuri oleh Siapapun

Tak lupa dia mengingatkan tentang pentingnya menjaga kebudayaan agar terus dipertahankan oleh kaum muda.

Anne Avantie: Karunia dan Inspirasi Tidak Bisa dicuri oleh Siapapun
IST
Anne Avantie berfoto bersama kebayanya yang ditampilkan pada JFF 2018 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - 29 tahun konsisten berkarya pada dunia fashion merupakan waktu yang tidak sebentar.

Lika-liku perjalanan yang mewarnai karirnya tentu sangat inspiratif jika diceritakan kepada khalayak.

Anne Avantie, sosok lembut dan ramah, seorang desainer ternama asal Semarang yang karyanya telah mendunia ini berbagi sedikit cerita tentang diri dan kisah inspiratif nya pada acara bertajuk 'Up Close & Personal' pada Weddingku Exhibition di The Kasultanan Ballroom Royal Ambarukmo, Sabtu (24/3/2018).

Dengan mengenakan selendang khasnya serta rambut tersanggul rapi dengan selipan kembang di sela-sela rambutnya Anne tampak lugas dan terang menceritakan kisahnya kepada para tamu undangan yang hadir.

Anne mengatakan awal mula berkarya pada 1998, karyanya sempat ditolak dengan munculnya pemberitaan di media yaitu 'Kartini Menangis Karena Kebaya Anne Avantie' namun dengan semangat berkarya nya kini dia menyatakan bahwa Kartini telah tersenyum melihat perkembangan fashion nya saat ini.

Saat ditanya tentang cita-cita, dia mengutarakan mengenai masa kecilnya yang tidak pernah sama sekali mengenal cita-cita.

Dia beranggapan bahwa dulu cita-cita hanya milik orang yang bersekolah tinggi, punya nama besar, dan kesempatan orang kaya saja.

Baca: Tampil di JFF 2018, Anne Avantie: Demi Profesionalitas dan Tanggungjawab

Dia mengungkapkan hanya menjalani apa yang dianggapnya baik dan berdampak positif bagi banyak orang termasuk dalam hal kebaya.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved