Napak Tilas Rute Gerilya Jenderal Sudirman, Taruna TNI Diharap Bisa Hayati Perjuangan Pahlawan
Mereka pun diharapkan bisa benar-benar menghayati perjuangan para pahlawan bangsa, khususnya Jenderal Sudirman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Masing masing taruna-taruni ini memanggul ransel perbekalan dengan botol air menggantung di ikat pinggang.
Perjalanan yang ditempuh oleh ratusan tentara ini kurang lebih sepanjang 80 kilometer.
star dimulai dari Dusun Grogol XI di desa Parangtritis, Kretek, Bantul dan direncanakan akan menempuh perjalanan tiga estape hingga finish di desa Bedoyo, Gunungkidul.
Dilaksanakannya Napak Tilas Rute Gerilya Jenderal Sudirman adalah bagian dari kurikulum pendidikan akademi tentara nasional Indonesia.
Bertujuan untuk meletakkan nilai dasar-dasar perjuangan pahlawan, para pejuang pendiri bangsa, utamanya adalah panglima besar Jenderal Sudirman beserta seluruh pasukan saat melawan Belanda.
"Nilai perjuangan itu nilai intrinsik, takan habis oleh zaman dan takkan lekang oleh waktu dan dikenang kuat dalam sanubari. Nilai itu harus ditanamkan kepada anak-anak kita (tentara) yang akan melanjutkan perjuangan berikutnya," kata Mayjen Dody Usodo Hargo.
Selain Wadanjen Akademi TNI Mayjen Dody Usodo Hargo, langkah pertama memulai perjalanan taruna-taruni ini disaksikan langsung Direktur pendidikan akademi TNI Danrem 072 pamungkas Brigjen TNI Djoko Andoko, Bupati Bantul Drs Suharsono, dan Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan. (*)