Bantul Kekurangan Armada Pengangkut Sampah
Kaitan sampah di aliran sungai di DIY, memang perlu ada kesadaran masing-masing kabupaten dan kota untuk mengatasinya.
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul mengeluhkan minimnya jumlah armada pengangkut sampah yang masih jauh dari jumlah standar.
Imbasnya, sampai kini pembersihan sampah wilayah Bantul terutama di aliran sungai dirasa masih belum bisa maksimal.
Letak geografis Bantul yang berada di posisi hilir menjadi sumber kerugian kaitannya keberadaan sampah di sepanjang aliran sungai.
Akibatnya, Bantul menjadi wilayah yang paling merasakan efek negatif keberadaan sampah kiriman Kota Yogyakarta dan Sleman.
Dengan jumlah sampah di aliran sungai yang begitu banyak tersebut, DLH Bantul sebagai instansi yang secara langsung menangani sampah nampak kewalahan dalam membersihkan sampah.
Salah satu alasannya, jumlah armada pengangkut sampah dinilai masih kurang.
Baca: Potorono Dicanangkan Sebagai Desa Peduli Sampah
Padahal berturut-turut sejak 2017 lalu DLH telah mendapat bantuan empat kendaraan pengangkut sampah.
Lalu berlanjut tahun 2018 juga akan kembali mendapat bantuan empat kendaraan.
Nantinya, total kendaraan pengangkut sampah Bantul akan berjumlah 12 sampai 2018.
Sayang, jumlah ini masih kurang dilihat dari luasan wilayah Bantul.
"Melihat luasan wilayah, keberadaan sungai dan jumlah pemukiman, harusnya Bantul memiliki 40-50 kendaraan pengangkut sampah," kata Dwi Wantoro selaku Kasi Persampahan DLH Bantul pada Rabu (21/3/2018).
Usulan ke Pemkab demi peningkatan pembersihan sampah sebenarnya telah direspon beberapa waktu lalu dengan diterimanya 152 Pekerja Harian Lepas (PHL) baru di lingkup DLH Bantul sehingga total tenaga lapangan kini 188 orang.
Sayangnya, jumlah ini juga dirasa masih kurang.
DLH coba memaksimalkan tenaga lapangan dengan menyebarnya ke titik strategis yang biasa terdapat sampah termasuk di aliran sungai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/desa-peduli-smapah-bantul_20180321_162624.jpg)