Wow, Kulonprogo Kini Miliki Taman Budaya
Pembangunan Taman Budaya Kulonprogo sendiri sudah menelan anggaran hingga Rp44,8 miliar dari Dana Keistimewaan.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
Yakni, bagaimana nilai-nilai lokalitas bisa dihargai di tingkat global.
"Misalnya, senam angguk bisa menasional. Harapan saya, taman budaya ini bisa dimanfaatkan maksimal," tambah Sultan.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengaku pihaknya sudah menyiapkan beberapa konsep pemanfaatan kawasan budaya untuk event-event periodik.
Bangunan yang ada juga akan disempurnakan sehingga mendukung operasionalnya secara optimal.
Program pembangunan sendiri sudah dilakukan sejak 2014 lalu dan kini sudah terdapat bangunan auditorium serta pendopo.
Adapun pada 2018 ini pembangunan akan dilanjutkan untuk panggung terbuka (ampitheater) dan ruang pameran.
"Sekarang kami berpikir keras apa saja yang bisa dikembangkan untuk kemajuan budaya. Memelihara taman budaya tentu tidak murah dan kami berharap ini bisa produktif sehingga bisa menghidupi," kata dia.
Di sisi lain, pihaknya juga akan mengembangkan beberapa kawasan budaya.
Beberapa titik potensi yang masuk dalam masterplan pengembangan kawasan budaya tersebut yakni objek wisata Gua Kiskendo, kawasan Sendangsono, Puncak Suroloyo, dan Geoheritage bekas penambangan di Kliripan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo, Untung Waluyo mengaku siap menggelar berbagai atraksi budaya dan kesenian di taman budaya tersebut.
Gedung ini tidak hanya untuk kepentingan budaya dan seni namun masyarakat umum bisa memanfaatkannya dengan sistem sewa yang tarifnya akan diregulasi kemudian. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/taman-budaya-kulonprogo_20180312_180139.jpg)