Pemkab Kulon Progo Siapkan SDM untuk Menyambut NYIA
Menyambut adanya bandara baru, Pemkab Kulon Progo siapkan SDM dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat.
Penulis: Rizki Halim | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Rizki Halim
TRIBUNJOGJA.COM - Menyambut adanya bandara baru, Pemkab Kulon Progo siapkan SDM dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar nantinya mereka dapat bekerja di bandara baru tersebut.
"Tahun 2018 ini kami mengadakan 72 training dan setiap angkatanya terdiri 26 orang," terang Hasto Wardoyo saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (19/2/2018).
Para peserta pelatihan seluruhnya merupakan warga Kulon Progo dan mayoritas merupakan warga Temon.
Ada beberapa pendidikan yang ditawarkan, antara lain ground handling, ticketing, pramugari dan aviation security, dengan pendidikan SMA maupun SMK, mereka bisa mendaftarkan diri di pelatihan tersebut.
"Kami menargetkan bulan Juni ada pramugari yang lulus, agar nanti ada orang Kokap atau Samigaluh yang jadi pramugari tidak hanya TKW," lanjutnya diikuti tertawa.
Pelatihan yang diberikan Pemkab Kulon Progo tersebut sepenuhnya gratis kepada para peserta pelatihan.
"Memang kita rekrut dan gratis, sebab kami bekerja sama dengan beberapa aviation yang sudah punya jaringan," imbuhnya.
Kendati bandara di Kulon Progo masih diperkirakan akan selesai tahun depan, namun Hasto menegaskan bahwa nantinya lulusan pelatihan tersebut tetap akan langsung dapat bekerja meskipun tidak di Kulon Progo untuk sementara waktu hingga bandara sudah siap digunakan.
"Misalnya pramugari yang lulus Juni karena bandara belum jadi tetap langsung bekerja, setelah bandara jadi baru kembali ke Kulon Progo," pungkas Hasto. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hasto-wardoyo_20180219_224712.jpg)