Pemecahan Rekor Terbang Pesawat Paramotor Terkendala Cuaca

Event Jogja Air Show 2018 akan menampilkan pemecahan rekor terbang pesawat paramotor dangan total sebanyak 56 pesawat

Penulis: Rizki Halim | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Rento Ari N
Anggota komunitas paramotor (paralayang bermotor) sedang bersiap menerbangkan paralayangnya di alun-alun Purworejo, Kamis (27/3/2014). Kegiatan ini dilakukan untuk membagikan bahan kampanye suatu partai politik. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM - Event Jogja Air Show 2018 akan menampilkan pemecahan rekor terbang pesawat paramotor dangan total  56 pesawat.

Kendati demikian, salah satu faktor yang yang diwaspadai oleh para penerbang adalah keadaan cuaca Yogyakarta yang akhir-akhir ini tidak menentu.

"Kendala kami dan rekan-rekan tim paramotor adalah hujan dan angin, tapi yang paling kita waspadai memang hujan," kata Koordinator Kegiatan Paramotor Jogja Air Show, Mayor Muhammad Ali Umar, saat ditemui Kamis (15/2/2018).

Selama beberapa hari terakhir ini para penerbang saat latihan juga harus berhadapan dengan tekanan angin yang cukup tinggi di Yogyakarta.

"Apabila sudah diatas 10 knot kami sudah tidak boleh terbang karena terlalu rawan," terang Umar.

"Kami sidah melakukan persiapan di sana, dan jika tidak terjadi hujan lebat pada hari pelaksanaan, angin juga masih akan berada di bawah rata-rata," lanjutnya.

Selain itu, apabila hujan deras terjadi pada hari pertunjukan, hal tersebut juga dapat menjadi penghambat bagi para penerbang, sebab para penerbang akan mengenakan parasut yang tentunya tidak akan bekerja maksimal jika terjadi hujan. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved