Ekspor DIY Naik 17 Persen
Ekspor DIY selama bulan Desember 2017 menunjukkan peningkatan sebesar 2,86 persen dibanding bulan sebelumnya.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ekspor DIY selama bulan Desember 2017 menunjukkan peningkatan sebesar 2,86 persen dibanding bulan sebelumnya.
Dibandingkan setahun yang lalu, nilai ekspor meningkat sebesar 17,12 persen.
Data ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, JB Priyono.
Pakaian jadi bukan rajutan, Perabot, penerangan rumah, dan Barang-barang rajutan merupakan kelompok komoditas utama dengan nilai ekspor tertinggi pada bulan Desember 2017 masing-masing sebesar 40,76 persen, 13,36 persen, dan 12,96 persen.
Tiga besar negara tujuan utama ekspor barang DIY bulan Desember 2017 adalah Amerika Serikat dengan total nilai ekspor mencapai US$ 16,2 juta (42,22 persen), kemudian Jerman dengan total nilai US$ 4,9 juta (12,79 persen); dan Jepang dengan total nilai US$ 3,2 juta (8,42 persen).
Dari 10 besar negara tujuan ekspor, nilai ekspor terendah dikirim ke India yakni senilai US$ 743 ribu (1,94 persen).
Baca: Xpander akan Diekspor ke Filipina Bulan Mei Nanti
"Selama Desember 2017, ekspor DIY sebesar US$ 38,3 juta naik 2,86 persen dibanding bulan
sebelumnya," ujar Priyono, Sabtu (10/2/18).
Khusus kawasan ASEAN, total nilai ekspor barang DIY bulan Desember 2017 mencapai US$ 1,05 juta. Tiga besar negara tujuan ekspor di kawasan ASEAN adalah Singapura dengan total nilai ekspor mencapai US$ 523 ribu (49,97 persen).
Selanjutnya, Vietnam dengan total nilai US$ 217 ribu (20,74 persen) dan Malaysia dengan total nilai US$ 174 ribu (16,64 persen).
Total nilai ekspor ke kawasan ASEAN selama Desember 2017 mengalami penurunan sebesar 35,28 persen dibanding bulan November 2017 yang sebesar US$ 1,62 juta.
Penurunan tersebut disebabkan nilai ekspor ke Singapura turun sebesar US$ 131 ribu setara 20,13 persen, Malaysia turun 44,99 persen dan ASEAN lainnya turun 17,85 persen.
Sementara nilai ekspor ke Vietnam naik 23,59 persen.
"Secara kumulatif, Januari hingga Desember 2017 dibanding Januari – Desember 2016 nilai ekspor ASEAN mengalami kenaikan sebesar 19,61 persen. Kenaikan tersebut disebabkan nilai ekspor ke Singapura naik sebesar 8,60 persen, ekspor ke Vietnm naik sebesar 14,95 persen dan ASEAN lainnya naik sebesar
63,82 persen. Sementara ekspor ke Malaysia turun sebesar 3,16 persen," terang Priyono.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ekspor-impor_20160323_233053.jpg)