Adisutjipto Urban Obstacle Run 2018, Lari 10 KM Sambil Lewati 26 Rintangan

Obstacle Run yaitu lari dengan jarak 10 km sambil melewati 26 rintangan yang akan sediakan oleh Pasukan Khas TNI AU.

Adisutjipto Urban Obstacle Run 2018, Lari 10 KM Sambil Lewati 26 Rintangan
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Sesi konferensi pers Adisucipto Obstacle Run di The Rich Jogja Hotel, Jumat (9/2/2018) siang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Adisutjipto Urban Obstacle Run 2018 akan digelar pada 4 Maret 2018 mendatang dan dilaksanakan di Area Lanud Adisutjipto.

Obstacle Run yaitu lari dengan jarak 10 km sambil melewati 26 rintangan yang akan sediakan oleh Pasukan Khas TNI AU.

Adapun rintangan-rintangan tersebut berupa ayunan memakai tali, memanjat tembok, melewati kayu-kayu yang didirikan, menaiki tangga, melewati jembatan yang digantung di pohon, merayap, dan melompati palang setinggi 1,8 meter, serta melewati sungai.

Gelaran olahraga lari ini terselenggara berkat kerjasama antara Pangkalan TNI AU Adisutjipto dengan Bandar Udara Adisutjipto beserta para pendukung lain, yang disepakati disebut sebagai Komunitas Adisutjipto.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Lobi The Rich Jogja Hotel, Jumat (9/2/2018), Kadisops Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Dedy Susanto mengatakan, acara ini terbuka untuk masyarakat umum dan internasional dengan target peserta sebanyak 3.750 orang.

“Tujuannya, kami ingin sekali TNI, Polri, beserta masyarakat sipil dapat berolahraga bersama untuk memupuk persahabatan dan persatuan agar negara Indonesia semakin kuat,” kata Kolonel Pnb Dedy Susanto.

Pada obstacle run kali ini, akan dibagi dalam dua kategori, yaitu untuk militer dan juga umum, baik beregu maupun perorangan.

Adapun pembagian kelasnya meliputi, beregu militer dan beregu sipil, pria dan wanita perseorangan, pria dan wanita perseorangan 5 K, pria dan wanita perseorangan 10 K.

Serta nuansa yang berbeda adalah ‘obstacle run’ yaitu lari dengan jarak 10 KM sambil melewati 26 rintangan yang telah disediakan.

Selain untuk mendukung program pemerintah di bidang olahraga, khususnya lari, event ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam bidang kedirgantaraan dan juga sebagai promosi wisata yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Masyarakat sipil tidak perlu khawatir karena militer dan sipil akan dipisah. Kami ingin memberikan challenge ke sipil, bentuk rintangannya sama, kalau pasukan khusus bisa, sipil bisa, pasti punya kebanggaan,” tambahnya.

Adapun peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 150 juta dan juga berbagai macam doorprize senilai total Rp 300 juta.

Peserta hanya dipungut biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu untuk nomor 5 km, Rp250 ribu untuk nomoe 10 km, Rp400 ribu untuk nomor individual obstacle run (militer/sipil), dan Rp1,2 juta untuk nomor obstacle run team yang terdiri dari 4 orang (militer/sipil).

Peserta dapat melakukan registrasi secara online melalui www.obstaclerun.id  atau bisa menghubungi Reza (082189333737), Indra (085643060639), Bambang (0818460535). (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved