Tak Terima Diputus, Pria Asal Kebumen Ini Sebarkan Foto Bugil dan Video Topless Pacarnya di Medsos

Pelaku juga mulai kerap meminta korban untuk mengirim foto bugilnya melalui aplikasi chat berbasis online.

Tak Terima Diputus, Pria Asal Kebumen Ini Sebarkan Foto Bugil dan Video Topless Pacarnya di Medsos
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Direktur Ditreskrimsus (Dirreskrimsus) Polda DIY, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Gatot Budi Utomo (kiri) bersama Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto saat menggelar release penangkapan terhadap Muhamad Rifai, yang mana adalah pelaku kasus Pornografi dan ITE. Kamis (8/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Merasa sakit hati karena hubungan asmaranya diputus secara sepihak, Muhamad Rifai (42), warga Banyumudal, Buayan, Kebumen, Jawa Tengah tega menyebarkan foto dan video bugil ELS (21), warga Balecatur, Gamping, Sleman di media sosial (Medos) Instagram.

Bahkan pelaku yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh ini juga kerap melakukan pengancaman terhadap korban beserta keluarganya.

Direktur Ditreskrimsus (Dirreskrimsus) Polda DIY, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Gatot Budi Utomo mengatakan, bahwa antara korban dan pelaku ini telah saling mengenal sejak tahun 2013, adapun perkenalan keduanya berawal dari sebuah medsos dan berlanjut dengan saling tukar nomor telepon hingga akhirnya keduanya menjadi sangat dekat.

Saking dekatnya, Rifai menganggap bahwa korban adalah pacarnya.

Lanjutnya, selama menjalin hubungan selama bertahun-tahun itu korban dan pelaku telah beberapa kali saling bertatap muka.

Pelaku juga mulai kerap meminta korban untuk mengirim foto bugilnya melalui aplikasi chat berbasis online.

Beberapa kali korban sempat menolaknya, namun karena pelaku mengancam korban akhirnya korban tak kuasa menuruti keinginan pelaku.

"Keduanya sudah pernah bertemu selama enam kali. Karena sering memberi hadiah HP dan jam tangan kepada korban, pelaku minta foto dan video bugil korban, dan akhirnya dikirimi korban. Karena kurang puas pelaku minta lagi tapi tidak dikasih korban, akhirnya pelaku mengancam akan mencelakai korban dan keluarganya jika tidak mengirimi foto bugil. Karena itulah korban kirim foto lagi ke pelaku," katanya, Kamis (8/2/2018).

Sambungnya, karena sudah merasa tak nyaman dan sangat terganggu dengan permintaan pelaku yang semakin hari semakin di luar keinginannya, korban pun mulai menjauhi pelaku.

Halaman
123
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved