Taman Lampion Pekan Budaya Tionghoa XIII Mulai Digarap H-7
Pesta lampion nanti akan memakai dua tempat besar, satu diantaranya menggunakan lahan bekas Hotel Sinar.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Pekan Budaya Tionghoa (PBT) XIII akan dimeriahkan dengan taman lampion.
Ketua Pelaksana PBT XIII, Sugiarto, menuturkan tahun ini ada lahan kosong seluas 1900 meter yang akan dijadikan taman lampion.
Pesta lampion nanti akan memakai dua tempat besar, satu diantaranya menggunakan lahan bekas Hotel Sinar.
"Salah satunya untuk menarik muda-mudi hadir ke Pekan Budaya Tionghoa, kita datangkan taman lampion," papar Sugiarto, Jumat (26/1/2018).
Sugiarto melanjutkan, taman lampion ini nanti bentuknya banyak mengadopsi dari Cina.
"H-7 mulai membuat taman lampion. Ini sifatnya mobile, jadi mereka didatangkan dari beberapa tempat untuk berkumpul jadi satu yang ada di Ketandan," lanjutnya.
Ia menambahkan, taman lampion ini didatangkan dari Kaliurang dan Bali yang mengambil gaya Cina dan dikumpulkan di Yogyakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jp-pekan-budaya-tionghoa_20180126_214138.jpg)