Talut Ambruk, Satu Rumah Warga di Dongkelan Bantul Terpaksa Dirobohkan
Longsoran talut yang ambruk ke Sungai Dongkelan juga mengakibatkan satu rumah milik Sumarni terpaksa harus dirobohkan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Talut penyangga bantaran sungai yang ada di Padukuhan Dongkelan, Kauman, Rt 07, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul ambruk, Minggu (21/01/2018) sekitar pukul 03.00 Wib dini hari.
Akibatnya, satu bangunan Musala terancam tergerus longsor.
Longsoran talut yang ambruk ke Sungai Dongkelan juga mengakibatkan satu rumah milik Sumarni terpaksa harus dirobohkan lantaran posisinya berada di bantaran sungai.
Warga sekitar yang juga merupakan adik Sumarni, Muhammad kurnadis (43), menceritakan, kronologi ambruknya talut merupakan kejadian beruntun yang diakibatkan dari badai Cempaka yang melanda DIY, pada akhir November 2017 silam.
"Hujan terus menerus dengan intensitas tinggi membuat rumah kakak saya, Sumarni, retak separuh, dan akhirnya dirobohkan," ujar Kurniadis, Senin (22/01/2018).
Dikatakan Kurniadis, kakaknya, Sumarni merupakan seorang janda dengan tiga orang anak yang masih sekolah.
Pascakejadian retakan, menurut beberapa ahli rumah Sumarni sudah tidak layak huni, sehingga akhirnya dirobohkan karena bisa mengancam keselamatan jiwa.
"Retakannya itu mengarah ke Sungai (Dongkelan) dan sisi timur," terang dia.
Lebih lanjut, Kurniadis menerangkan, karena rumahnya dirobohkan, kakaknya, Sumarni, kemudian menetap dan tinggal sementara waktu di Musala yang lokasinya berdekatan dengan rumah miliknya.
Namun, belum genap dua bulan tinggal di Musala, longsor susulan kembali terjadi di tanah bagian belakang Musala.
Tampak tanah seluas sekira 5x5 meter persegi yang berada di bagian belakang Musala itu ambruk.
"Longsoran susulan terjadi hari minggu dini hari sekira pukul 03.00 WIB," jelasnya.
Ia menuturkan, sebenarnya kekhawatiran akan muncul longsor susulan sudah ada ketika longsor pertama bulan lalu.
Namun, lantaran minimnya biaya perbaikan, longsoran talut itu dibiarkan saja dan akhirnya sekarang merembet hingga bagian belakang Musala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/talut-ambruk_2201_20180122_185618.jpg)