Puluhan Anggota Pemuda Pancasila Datangi Kejati DIY
Dengan mengenakan seragam berwarna oranye kombinasi hitam, puluhan orang tersebut nampak berdiri di depan pagar Kejati DIY.
Penulis: rid | Editor: Ari Nugroho
Untuk kronologi bermula dari persiapan yang pihaknya lakukan siang tadi, sebelum kejadian terjadi lokasi pameran sempat didatangi beberapa orang dan ia mengobrol cukup lama dengan orang-orang tersebut.
"Setelah orang-orang itu keluar semua meninggalkan lokasi, tidak lama kemudian sekitar 30 orang dari Pemuda Pancasila datang dan mengatakan acara widji tukul tidak boleh diadakan karena dianggap komunis. Mereka mencoba mencopot seluruh karya dan puisi yang terpampang namun kita masih bisa mencegah mereka," katanya.
Lanjutnya, pihaknya sempat berdebat dengan para anggota dari Pemuda Pancasila sekitar 20 menit untuk menjelaskan supaya tidak menurunkan dan menyita karyanya yang berujung sedikit gesekan.
"Kita sempat tarik-tarikan dengan mereka, tadi hanya ada 15 orang di sini dan 7 orang staf wanita, mereka memaksa namun kami mencegahnya namun akhirnya mereka berhasil menyita lima poster dan 10 puisi yang tertempel di dinding lantai bawah, lainnya aman," ucapnya.
Andreas menambahkan, pihaknya akan mengambil langkah untuk melapor ke Polisi, karena ini adalah tanggung jawab Polisi untuk melakukan penanganan.
"Setelah ini langsung ke Polda untuk melapor dengan membawa bukti-bukti," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)