Harga Beras di Pasaran Masih Tinggi
Naiknya harga beras masih dipengaruhi oleh faktor cuaca yang saat ini memasuki musim penghujan.
Penulis: rid | Editor: Ari Nugroho
"Harga eceran juga naik, beras merek angsa merah hitam dari Rp 10 ribu saat ini di angka Rp 12 ribu perkilonya, beras merek angsa hijau oranye dari harga Rp 11 ribu dari Rp 14 ribu, merek cherry dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu. Kalau beras menthik wangi saat ini dihargai Rp 14.500 perkilonya, dulu hanya Rp 12.500, beras rojo lele juga dari Rp 13 ribu melonjak sampai Rp 16 ribu," jelasnya.
"Untuk beras C4 lele dari Rp 13 ribu menjadi Rp 14 ribu dan beras naga mutiara ikut naik jadi Rp 10.500 dari sebelumnya yang hanya Rp 9 ribu," imbuhnya.
Baca: Walikota Yogyakarta: Impor Beras Kebijakan Pusat Saja
Dilanjutkannya, meskipun harga beras naik, mengenai ketersediaan beras saat ini tidak sesulit bulan Desember.
Namun untuk jumlah pesanan terkadang masih tidak sesuai dengan keinginan.
Sukendar menilai bahwa naiknya harga beras masih dipengaruhi oleh faktor cuaca yang saat ini memasuki musim penghujan.
"Walaupun harga naik, tapi mendapatkan berasnya sekarang gampang, nggak seperti bulan kemarin. Yang nganter juga tepat waktu, meski kadang-kadang hanya separo dari jumlah pesanan yang dikirim dari produsennya," tandasnya.
"Mungkin karena cuaca juga, kan banyak yang kena banjir. Kalau Haralannya ya turun lah harganya, kan kita kulakannya juga naik harganya karena itu. Tapi yang penting barangnya ada terus saja walaupun naik, karena kan makanan pokok ini (beras)," lanjutnya.
Baca: Bupati Kulonprogo: Beras Impor Hanya Cocok untuk Perkotaan
Sementara itu, Adit Prasetyo (21), warga Kasihan, Bantul mengatakan bahwa kenaikan harga beras ini juga berdampak kepada usaha rumahan yang dimilikinya.
Adit juga mengungkapkan keberatannya jika harga beras melonjak tinggi.
"Mungkin karena banjir, jadi produksi lama dan dinaikin harganya. Memang sudah umum naik tapi untuk saya yang punya usaha rumahan bakpia kan harus memberi jatah makan ke karyawan. Jadi agak keberatan juga kalau dinaikkan, karena ngaruh ke pengeluaran untuk produksi," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pedagang-beras_20180116_210919.jpg)