MTR Gelar Seminar Usaha Tanpa Berhutang

Komunitas Masyarakat Tanpa Riba (MTR) bakal menggelar seminar bertajuk Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Sesi jumpa pers dari MTR untuk menggelar seminar Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba di Kopi Jo, Bantul, Senin (15/1/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komunitas Masyarakat Tanpa Riba (MTR) bakal menggelar seminar bertajuk Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba.

Seminar rencananya bakal digelar di Hotel Grand Dafam Syariah Jl Janti-Gedongkuning, Banguntapan, Bantul, Rabu (17/1/2018).

"Dalam seminar akan kita sampaikan formula khusus bagaimana cara untuk menjalankan usaha tanpa berhutang, menjual aset yang dipunya untuk membayar hutang misalnya, jika sudah terlanjur berhutang," kata Ketua Komunitas MTR, Rasda Tajuddin, Senin (15/1/2018).

Fakta bahwa 90 persen pengusaha muslim di DIY masih terjerat masalah hutang menjadi salah satu dasar seminar ini digelar.

Padahal menurut Rasda, tak sedikit pengusaha yang jatuh miskin akibat terjerat hutang dan riba.

Angsuran bunga bank jadi beban tersendiri bagi mereka.

MTR punya prinsip dan pandangan jika berbisnis tidak selalu harus memakai hutang.

Baca: Inul Daratista Beri Jawaban Menohok kepada Netizen yang Menudingnya Pamer Naik Jet Pribadi

Salah satu cara yang diajarkan agama Islam adalah Syirkah, yaitu bisnis tanpa riba sesuai ajaran Rasulullah tanpa mengurangi potensi bisnis tersebut akan tetap berkembang secara pesat.

"Siapapun bisa menjadi pengusaha sukses asalkan punya mimpi, tekad dan jaringan luas demi mewujudkannya, juga tidak gampang menyerah, sudah banyak yang membuktikan berbisnis tanpa berhutang tetap menghasilkan keuntungan dan bisa berkembang," kata Rasda.

Bahkan usaha akan berpotensi untuk lebih bertahan lama jika dilakukan tanpa berhutang.

Pasalnya, beban si pengusaha akan lebih ringan utamanya dari sisi emsoional.

Pasalnya, pihak si pengusaha tidak perlu lagi memikirkan bagaimana cara membayar hutang dan menghitung bunganya.

Berpengalaman tahun pertama acara seminar 2017 lalu ada 60 persen peserta yang akhirnya memilih hijrah dengan memulai tidak berhutang.

Tahun 2018 ini yang jadi tahun kedua seminar, Rasda mentarget 95 peserta berhijrah untuk tidak berhutang. Apalagi seminar kali ini digelar dua hari. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved