Menyambangi Rumah Perhentian Terakhir Teroris Dr Azhari di Kota Batu

Menyambangi bekas rumah kontrakan kelompok penebar maut di Indonesia, menimbulkan sensasi yang tak mudah dilukiskan

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
Bekas rumah kontrakan gembong teroris Dr Azhari di Kota Batu, Jawa Timur 

"Kondisi rumah ya seperti ini,  sudah bertahun-tahun. Kadang ada yang datang, sekedar melihat-lihat, atau ada yang katanya sedang penelitian. Kalau petugas sudah tidak pernah ada lagi," kata Sumarmo.

Cerita misterius Dr Azhari akhirnya terhenti di Kota Batu, di sebuah komplek perumahan yang berada di bagian cukup tinggi di daerah berhawa dingin ini. Perumahan itu berada di titik yang memiliki banyak akses keluar masuk wilayah.

Bisa turun ke Kota Malang atau menyeberang ke wilayah Pujon di Kabupaten Malang, dan juga ke Mojosari di Kabupaten Mojokerto. Lokasi persembunyian itu dipilih karena kelebihan-kelebihan ini.

Seperti dibeber Arif Wachjunadi, Azhari tewas bukan akibat ledakan bom bunuh diri, tetapi tewas setelah peluru anggota CRT Polri menerjang dadanya.

Tembakan dilepaskan setelah Azhari menunjukkan diri di depan pintu rumah sembari mengacungkan pistol menantang petugas.

Diminta menyerah, Azhari berbalik masuk rumah dan saat menutup pintu itulah ia dibedil tewas. Pengawalnya meledakkan diri di ruang tamu begitu tuannya itu tumpas.

Kota Batu kini memiliki banyak spot menarik, dan jadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Puing-puing bekas kontrakan kelompok Dr Azhari ini tentu bukan spot populer, kecuali bagi peminat sejarah dan penyuka Dark Tourism. (*/setya krisna sumargo)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved