Ditinggal Pergi Kerja, Burung Digasak Maling

Aksi pencurian itu diduga berlangsung ketika korban pergi bekerja sebagai juru parkir.

Penulis: rid | Editor: oda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tindak pencurian kembali terjadi, kali ini dialami oleh Erix R (35), warga Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta yang harus merelakan ketiga burung miliknya digasak maling kemarin Jumat (8/12/2017) malam.

Adapun karena kejadian tersebut korban menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Solichul Ansor melalui Kanit Reskrimnya Iptu Bambang Dwi mengatakan, aksi pencurian itu diduga berlangsung ketika korban pergi bekerja sebagai juru parkir di depan sebuah toko yang tidak jauh dari rumahnya.

Sepulang dari bekerja, korban berniat melihat keadaan burung peliharaannya yang ditaruh di dalam kios loundry, namun setelah ditengok burung peliharaannya tersbut sudah tidak berada di tempat semula.

"Korban pergi untuk bekerja dari sekitar jam 5 sore dan pulang jam 8 malam. Saat sampai kios, dia lihat 3 burung peliharaan yang digantung di dalam kios loundry-nya sudah tidak ada," katanya, Rabu (13/12/2017).

Mengetahui hal tersebut, korban lantas melaporkan kejadian itu kepada pihaknya, mengingat ketiga burung peliharaannya jika di total bernilai jutaan rupiah.

Dari pengakuan korban, memang saat ditinggalnya bekerja, keadaan pintu rolling door kiosnya sedikit terbuka dan tidak terkunci.

Hal itu dilakukan korban karena banyak pelanggan yang kerap mengambil sendiri loundry-annya, dan selama ini tidak pernah ada tindak pencurian ataupun barang hilang di kiosnya.

"Saat ditinggal kerja, pintu rolling door tidak ditutup korban karena pelanggan sudah biasa ambil loundry-an sendiri. Walau tak ada yang jaga juga, korban tidak pernah kemalingan, karena itu lah korban biasa tidak mengunci pintu kiosnya," jelasnya.

Diungkapkannya pula, bahwa diduga pelaku sudah mengamati kondisi di kios korban, dan ketika dirasa sepi pelaku langsung menggasak ketiga burung peliharaan korban yang jika ditotal mencapai Rp7 juta.

Pihaknya saat ini juga masih mendalami kasus tersebut.

"Diduga pelaku ini sudah mengamati kios korban sebelumnya. Untuk kasus ini masih kami selidiki dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved