Tak Mudah Petakan Sungai Bawah Tanah di Gunungkidul

MacDonald menyebutkan Sungai Bribin merupakan outlet dari sistem sungai bawah tanah berhulu di Ponjong.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Setya Krisna Sumarga
Ratusan warga berbondong-bondong melihat danau yang terbentuk hanya dalam waktu dua malam akibat siklon tropis Cempaka 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penelitian hidrografi kawasan karst Gunungkidul diawali MacDonald pada tahun 80an.

Ahli hidrogeografi asal AS itu diorder Kementerian Pekerjaan Umum untuk meneliti potensi sumber daya air di wilayah ini. 

Hasil penelitian dan peta dasar aliran sungai bawah tanah di Gunungkidul akhirnya jadi rujukan utama para praktisi dan peneliti karst selanjutnya.

MacDonald menyebutkan Sungai Bribin merupakan outlet dari sistem sungai bawah tanah berhulu di Ponjong.

Air mula-mula terkumpul di alur Kali Petung, Tambakromo.

Kumpulan air itu berasal dari aliran air sekitar yang masuk lewat ponor atau rekahan kecil dan sinkhole atau luweng di aliran Kali Petung. 

Aliran air muncul kemudian di gua Jomblangan, lenyap dan kembali muncul di Gua Gilap.

Lenyap lagi muncul di Luweng Jomblangbanyu, masuk saluran bawah tanah lagi sebelum terlihat di Luweng Jurangjero.

Baca: Ini Dia Dahsyatnya Akuifer Karst Gunungkidul

Dari Jurangjero aliran muncul di Gua Bribin.

Debit air menderas ke arah hilir.

Tercatat debit di Bribin ini mencapai 1.500 liter/detik saat kemarau.

Di musim hujan bisa mencapai 2.000 liter/detik. 

Ratusan warga berbondong-bondong untuk melihat danau yang terbentuk akibat luapan air bawah tanah
Ratusan warga berbondong-bondong untuk melihat danau yang terbentuk akibat luapan air bawah tanah (TRIBUNJOGJA.COM / Setya Krisna Sumarga)

Sebelum proyek Bribin II yang membendung aliran sungai, potensi air bawah tanah di Sungai Bribin ini baru dimanfaatkan sekitar 80 liter/detik.

Masih sangat banyak sumber daya air yang belum dimanfaatkan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved