Pemkab Sleman Akan Turut Berperan Memfasilitasi Startup

Pemkab Sleman telah merancang solusi agar statup yang ada di Sleman agar startup yang ada bisa saling tukar ide dan ilmu.

Pemkab Sleman Akan Turut Berperan Memfasilitasi Startup
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah pelaksanaan tahap akhir di lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta dalam program yang diinisasi oleh Kementerian Kominfo dan Kibar yaitu Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah pelaksanaan tahap akhir di lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta dalam program yang diinisasi oleh Kementerian Kominfo dan Kibar yaitu Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Sebelumnya, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di 10 kota besar di Indonesia.

Di Sleman sendiri, yaitu tahap bootcamp digelar pada Sabtu (2/12/2017) hingga Minggu (3/12/2017) di Aula Bappeda Kabupaten Sleman.

Sebanyak 100 yang tersaring dari 1.200 orang yang turut telah melalui tahap ignition, workshop, dan hackathon.

100 peserta tersebut terdiri dari 14 tim kemudian mengikuti tahap bootcamp yang merupakan sesi mentoring mendalam untuk menyiapkan strategi peluncuran produk.

Surya Eka Prihantoro, Sekretaris Dinas Kominfo Sleman menjelaskan untuk perkembangan selanjutnya pemerintah harus memiliki peran memberikan fasilitas bagi seluruh startup yang beraktivitas di Kabupaten Sleman.

"Ke depan kita akan lebih banyak berkomunikasi dan berinteraksi dengan startup supaya mereka bisa berkembang," terang Eka.

Atas dasar tersebut, Pemkab Sleman telah merancang solusi agar statup yang ada di Sleman agar startup yang ada bisa saling tukar ide dan ilmu.

"Ini nanti akan kita realisasikan pada 2018 atau 2019, sehingga nanti perkembangan startup di Sleman itu bisa lebih pesat dan Sleman sendiri menjadi kabupaten yang bisa memproduksi produk-produk dari startup itu agar bermanfaat bagi masyarakat," timpalnya.

Sementara itu, Noor Iza, Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, memberi apresiasi bagi peserta yang berhasil berpartisipasi hingga tahap keempat ini.

Dari berbagai lini, pemerintah akan mendorong peta jalan e-commerce dan ekosistem industri digital agar terus berkembang.

“Pertama kita dorong UMKM go online terus kedua technopreneurship sehingga hadir 1000 startup," tutur Iza.

Untuk dapat realisasi hal tersebut, Iza menjelaskan bahwa para penggiat technopreneur harus mampu berpikir besar.

"Tentu untuk konteks we think big now, pemerintah punya program untuk mendorong startup menjadi unicorn yang namanya Next Indonesian Unicorn," pungkas Iza. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved