Dua Cara Pergi ke Masa Depan dan Masa Lalu Menurut Fisikawan

Cara Pergi ke Masa Depan dan Masa Lalu Menurut Fisikawan. Cara Pergi ke Masa Depan dan Masa Lalu Menurut Fisikawan

Dua Cara Pergi ke Masa Depan dan Masa Lalu Menurut Fisikawan
Davide Perma
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Selama ini, banyak orang beranggapan bahwa perjalanan waktu adalah bagian dari plot film fiksi ilmiah.

Namun, menurut profesor fisika dan matematika dari Universitas Columbia Brian Greene yang juga pendiri World Science Festival, perjalanan waktu bisa dilakukan di dunia nyata.

Berbicara di acara tersebut, Greene menjelaskan bahwa perjalanan waktu dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni perjalanan waktu ke masa depan dan masa lalu.

“Perjalanan waktu ke masa depan? Sudah pasti bisa dilakukan. Kita tahu hal ini bisa karena (Albert) Einstein telah menunjukkan caranya sekitar seratus tahun yang lalu,” ujarnya.

Menurut Einstein, jika Anda bisa pergi ke luar angkasa dan bergerak mendekati kecepatan cahaya, dan berbalik arah, waktu akan berjalan lebih lambat untuk Anda. Hasilnya, ketika Anda tiba di bumi, Anda akan sampai di masa depan bumi.

Einstein juga berhipotesis bahwa jika Anda berada di pinggiran sumber gravitasi, seperti sebuah bintang neutron atau lubang hitam, waktu akan menjadi lebih lambat untuk Anda. Hasilnya, ketika Anda kembali ke bumi yang jauh dari sumber gravitasi tersebut, Anda akan tiba di masa depan.

“Ini bukan sesuatu yang kontroversial. Semua fisikawan yang mengerti bidangnya akan menyetujui hal ini,” kata Greene.

angkasa 3
angkasa 3 (ISS via Facebook)

“Tapi yang satunya, yang ke masa lalu, di sinilah argumen mulai terjadi. Sebab, kebanyakan dari kami merasa perjalanan waktu ke masa lalu mustahil untuk dilakukan,” sambungnya.

Greene berkata bahwa salah satu konsep utama untuk perjalanan waktu ke masa lalu adalah lubang cacing yang lagi-lagi diusulkan oleh Einstein pada tahun 1935. Lubang ini seperti jembatan yang menghubungkan satu ruang lokasi ke lainnya.

Namun, jika Anda memanipulasi ujung lubang cacing, misalnya dengan meletakkannya di dekat lubang hitam atau membawanya dengan kecepatan tinggi, maka waktu di kedua ujungnya akan berbeda. Dengan memanfaatkan perbedaan waktu inilah, Anda bisa pergi ke masa lalu atau masa depan.

“Tapi sekali lagi, kita tidak tahu jika lubang cacing benar-benar ada atau tidak, dan apakah Anda bisa melaluinya. Ada terlalu banyak ketidakpastian di sini, dan kebanyakan dari kami berpendapat bahwa Anda tidak akan bisa menggunakan lubang cacing ke masa lalu. Tapi teori ini masih belum bisa diabaikan,” tutupnya. (*)

Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved