Ratusan Warga Saksikan Prosesi Sakral Miyos Gongso
warga dari berbagai penjuru daerah sudah lebih dulu mengikuti prosesi udhik-udhik, yang dilangsungkan di Bangsal Ponconiti.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJGJA.COM / Azka Ramadhan
Keraton Yogyakarta mengadakan prosesi Miyas Gongso, Jumat (24/11/2017). Dalam tradisi tersebut, dua gamelan pusaka milik Keraton Yogyakarta, yakni gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Nagawilaga, dibawa dari Bangsal Ponconiti, komplek Keraton Yogyakarta, menuju Pagongan, yang berlokasi di halaman Masjid Gedhe Kauman.
Menariknya, prosesi tersebut juga menarik minat para wisatawan dari luar Yogyakarta.
Sebut saja, Yuli Cahriantini, warga Subang, Jawa Barat.
Dirinya sengaja menyempatkan diri datang ke komplek keraton, untuk menjadi saksi agenda nan sakral itu.
"Penasaran saja, kebetulan pas lagi di Yogyakarta. Dapet informasi dari akun sosial media keraton. Tapi, nggak dapat udhik-udhiknya, desak-desakan banget. Mungkin tahun depan bisa dicoba lagi," ujarnya sembari diikuti gelak tawa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/miyos-gongso_20171125_183034.jpg)