Terkait Penghidupan Kembali Jalur Rel Kereta Api Bantul, Ini Kata Dinpar

Apalagi selama ini alat transportasi umum menuju pantai selatan minim.

Tayang:
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
twitter/@joeyakarta
Proyek rehabilitasi jalan protokol di Bantul juga memakan rel kereta api yang memang sudah tidak digunakan lagi di ruas jalan tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Meski diprediksi bakal menelan biaya fantastis dan banyak kendala, rencana Bupati Bantul menghidupkan kembali jalur kereta api Yogyakarta - Bantul terus menuai dukungan.

Salah satunya Dinas Pariwisata Bantul, yang melihat akan banyak keuntungan yang ditimbulkan.

"Kalau dari sisi pariwisata jelas rencana ini akan menaikkan geliat pariwisata Bantul terutama kawasan pesisir Pantai Selatan, akses menuju pantai selatan dari pusat kota dan bandara akan menjadi lebih mudah," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Hadi Prabowo, Rabu (22/11/2017).

Apalagi selama ini alat transportasi umum menuju pantai selatan minim.

Kebanyakan bus pariwisata dan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.

Kemacetan pun tak terelakkan ketika debit kendaraan meningkat.

Dalam keadaan seperti ini, angkutan umum seperti kereta bisa jadi solusi.

Baca: Hidupkan Kembali Rel Mati, Jalur KA Yogya-Magelang Akan Dibuka Kembali

Jika benar terealisasi, keberadaan jalur rel kereta menjadi bentuk sinergi Dinas Pariwisata Bantul menjadikan kawasan pesisir Pantai Selatan sebagai destinasi utama wisata Bantul.

Kwintarto sendiri kini mulai menyiapkan segala hal demi menyambut kawasan pantai selatan yang lebih menawan.

Seperti sosialisasi masyarakat sekitar pantai selatan mulai dari Parangtritis sampai Samas melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Dalam soaialisasi ini masyarakat diminta bersiap menghadapi perkembangan kawasan wisata pantai selatan seiring pembangunan bandara baru.

"Pola pikir masyarakat harus ke arah pengelolaan dunia wisata modern, seperti pelayanan prima kepada tamu dan kesadaran menjaga kebersihan, masyarakat juga harus punya peran aktif mengelola wisata, jangan sampai malah cuma jadi penonton di tanah sendiri," kata Kwintarto.

Meski demikian, Kwintarto menyadari proyek ini akan banyak membutuhkan waktu, tenaga, pikiran dan dana.

Oleh sebab itu ia menyadari akan butuh dukungan banyak pihak.

Termasuk masyarakat Bantul sendiri, yang juga harus mendukung proyek ini jika memang disetujui.

Sebelumnya, rencana menghidupkan kembali jalur rel kereta api Yogyakarta-Bantul disampaikan Bupati Bantul, Suharsono saat melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Tak hanya itu, Suharsono juga berencana membangun stasiun di Pantai Samas.

Suharsono mengatakan, Gubernur DIY mengarahkan agar dibahas dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait rencana ini.

Pihak Provinsi dikatakan Suharsono menyerahkan kepada Bantul terkait pembicaraan dengan PT KAI.

Stasiun di Samas akan diberi nama Stasiun Parangtritis II.

Suharsono mengatakan akan segera berkoordinasi dengan PT KAI guna membahas sisi teknis dan lainnya.

"Nanti melewati Palbapang lagi, ben rame orang mau ke Bandara, ke Jakarta ke Surabaya bisa naik kereta api di Bantul itu, jadi men podo dene rame sitik sitik," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved