Seperti Neraka! Potret Mengerikan Penghuni Rumah Sakit Jiwa Tahun 1800-an
Selama berabad-abad, wanita 'histeris' adalah diagnosis medis yang umum, yang khusus diperuntukkan bagi wanita.
Penulis: Hanin Fitria | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM - Suasana mengerikan di Rumah Sakit Salpetriere di Parism Prancis tahun 1800-an terekam oleh kamera seorang fotografer.
Kumpulan foto tersebut telah menghantui kenangan buruk dengan berbagai foto wanita yang terlihat histeris yang dikunci dalam rumah sakit jiwa dalam upaya untuk menyembuhkan penyakit mentalnya.
Sementara beberapa gambar menunjukkan beberapa wanita yang didagnosis dengan penyakit mental dan yang lainnya tampak menunjukkan wanita yang sedang dipasung tanpa alasan yang baik.
Menjelang pertengahan abad kesembilan belas, Rumah Sakit Salpetriere adalah rumah bagi 5.000 wanita yang menderita berbagai kondisi, terutama penyakit jiwa.
Ahli saraf Jean-Marie Charcot menjadi kepala Salpetriere pada tahun 1862 dan bersama dengan muridnya Paul Regnand, dia berhasil menangkap potret sejumlah pasien wanita yang 'histeris' di rumah sakit tersebut.
Charcot menjadi tokoh perintis yang ahli dalam menangani wanita 'histeris dan membuat serangkaian foto yang disusun untuk menemukan penyebab utamanya.
Serangkaian foto tersebut diberi nama 'Iconographie photographique de la Salpetriere' (1878).
Selama berabad-abad, wanita 'histeris' adalah diagnosis medis yang umum, yang khusus diperuntukkan bagi wanita.
Wanita tersebut menunjukkan beragam gejala, termasuk pingsan, gugup, hasrat seksual, insomnia, retensi cairan, sesak napas, berat di perut, mudah tersinggung atau hanya 'kecenderungan untuk menimbulkan masalah'.
Sampai abad kesembilan belas, wabah tersebut secara luas diyakini terhubung ke rahim sang wanita tidak pada tempatnya.
Sementara dokter Amerika Frederick Hollick menganggap bahwa penyebab utama histeria adalah ketidakabsahan yang terjadi pada wanita.
Wanita yang didiagnosis menderita penyakit ini sering dipaksa masuk rumah sakit jiwa atau menjalani operasi histerektomi.
Namun selama berada di Salpetriere di bawah kepemimpinan Charcot, ia mereformasi perlakuan terhadap wanita yang didiagnosis histeria.
Di bawah bimbingan Charcot, pasien wanita Salpetriere dirawat melalui pengamatan untuk pertama kalinya.
Charcot berbicara kepada mereka, memeriksa refleks mereka, meminta mereka untuk melakukan tugas dan semuanya akan dicatat, dibuat sketsa atau difoto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/potret-mengerikan-penghuni-rumah-sakit-jiwa-tahun-1800an-3_20171121_180646.jpg)