Resmi Gantung Sarung Tangan, Ini Momen Paling Dikenang Ony Kurniawan Bersama PSIM
Sepulangnya setelah menjuarai Divisi 1, Ony sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Yogya saat itu.
Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Puncaknya adalah saat pertandingan berlangsung.
Tiap kali terjadi pelanggaran, oknum suporter merangsek ke dalam lapangan dan menyerang pemain dan juga official PSIM.
"Saya kena lempar batu dibagian pelipis, Abda Ali juga terluka dibagian kepala. Ada juga yang terkena pukulan suporter tuan rumah," kenang Ony.
Bahkan pemain PSIM saat itu, Zaenal Arifin sampai menangis dan takut untuk melanjutkan pertandingan.
"Itu pertandingan paling gila sepanjang perjalanan karir saya," ujar Ony.
Ony resmi mengakhiri karirnya di lapangan hijau bersama PSIM pada laga perpisahan, Jumat (17/11/2017).
Pertandingan ini menutup perjalanan panjangnya selama 16 tahun membela PSIM, satu-satunya tim yang ia bela. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ony-perpisahan_20171117_181638.jpg)