Resmi Gantung Sarung Tangan, Ini Momen Paling Dikenang Ony Kurniawan Bersama PSIM
Sepulangnya setelah menjuarai Divisi 1, Ony sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Yogya saat itu.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanif Suryo
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berkarir sebagai kiper PSIM Yogyakarta sejak 2002 hingga 2017, diakui Ony Kurniawan banyak meninggalkan kenangan.
Momen paling berkesan baginya adalah ketika mampu membawa tim PSIM Yogyakarta menjuarai Divisi 1 dan berhak promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia Divisi Utama tahun 2005.
"Saat itu masyarakat Jogja berbondong-bondong mendukung kami di Jalak Harupat. Setalah juara saya tidak bisa berkata apa-apa, momen terindah sepanjang karir saya," ujar pemain bernomor punggung 21 ini kepada tribunjogja.com, Rabu (25/10/2017).
Sepulangnya setelah menjuarai Divisi 1, Ony sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Yogya saat itu.
Ony bercerita, tim PSIM sudah disambut sejak sampai di stasiun.
Selanjutnya rombongan pemain dan pelatih di arak menggunakan mobil jeep mengelilingi Kota Yogya.
"Luar bisa sekali sambutan masyarakat, kami diarak melewati Malioboro dan jalanan Kota Yogya," lanjut Ony.
Bahkan pemain yang memutuskan pensiun pada akhir kompetisi Liga 2 ini masih sangat mengingat secara detail pertandingan final melawan Persiwa Wamena dengan skor 2-1.
"Gawang dibobol sama Melky Pekey," ujar Ony.
Namun perjalanan karir sebagai pesepakbola tak selalu berjalan mudah.
Pertandingan yang paling diingatnya adalah saat tandang ke Maros, Sulawesi Selatan, menghadapi Persim Maris tahun 2003.
Ony menceritakan, saat baru turun dari pesawat oknum pendukung tuan rumah sudah melakukan teror terhadap tim PSIM.
"Mungkin mereka beranggapan saat main di Jogja juga diperlakukan tidak enak, padahal tidak," ujar Ony.
Tak berhenti disitu, pada malam hari saat pemain sedang bersantai di loby hotel, lagi-lagi datang oknum suporter yang mencaci-maki dan melakukan teror.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ony-perpisahan_20171117_181638.jpg)