Heroe Poerwadi Pimpin Upacara Peringatan Serbuan Kotabaru
Dengan peringatan ini, diharapkan generasi muda dapat membangkitkan semangat cinta tanah air dalam berkehidupan sehari-hari.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan orang berkumpul di Lapangan Asrama Korem 072 Pamungkas yang berlokasi di Jalan Atmosukarto nomor 9 Yogyakarta.
Nampak beberapa anggota TNI berseragam lengkap dan beberapa pelajar tengah memadati lapangan tersebut.
Berkumpulnya puluhan orang tersebut ternyata untuk mengikuti Upacara Peringatan Serbuan Kotabaru 7 Oktober 1945 ke-72, Sabtu (7/10/2017) pagi ini.
Adapun, tema upacara kali ini ialah, 'Kita Lestarikan Semangat Kejuangan 45, Demi Keutuhan NKRI Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945'.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi bertindak sebagai inspektur upacara dalam upacara tersebut.
Dalam amanat Wali Kota yang dibacakannya, upacara ini merupakan wujud dari memperingati peristiwa besar yang disebut dengan serbuan Kotabaru.
Dimana saat itu, warga Yogyakarta melawan tentara Jepang yang masih bertahan di Yogyakarta usai Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.
"Serbuan Kotabaru merupakan wujud persatuan dan kesatuan seluruh elemen dan komponen pemuda, kelaskaran, dan masyarakat Yogya dalam mendukung dan mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan RI," katanya.
Lanjutnya, dengan peringatan ini, diharapkan masyarakat terutama generasi muda dapat merefleksikan makna perjuangan tersebut, dan membangkitkan semangat cinta tanah air dalam berkehidupan sehari-hari.
Menurutnya, era globalisasi membuat kehidupan masyarakat cenderung pragmatis dan hanya melihat masa kini saja tanpa melihat bagaimana perjuangan dan pengorbanan para pendahulu.
Termasuk dalam memahami sejarah akan suatu peristiwa yang dirasa sangat penting.
"Dengan peringatan ini diharapkan dapat menggugah rasa nasionalisme, mencintai Yogyakarta dan Indonesia sebagai penghormatan atas perjuangan para pahlawan. Jangan sampai jiwa nasionalisme dan patriotisme yang dicontohkan para pejuang terkikis oleh zaman, dan jangan sampai generasi muda kita buta sejarah," jelasnya.
Ia menambahkan, perjuangan bangsa ini masing sangat panjang, dimana masih banyak yang harus digapai bersama dengan meneladani semangat para kusuma bangsa dalam membangun Kota Yogyakarta dan Indonesia.
Memasuki penghujung upacara, dilakukan pula penyalaan obor di prasasti serbuan Kotabaru oleh Inspektur Upacara, Heroe Poerwadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/upacara-peringatan-serbuan-kotabaru_20171007_111413.jpg)