Dinsos Sleman Luncurkan Program N(G)ANTAR PAIMAH

Saat ini Dinsos Sleman memiliki dua armada sepeda motor untuk mendukung program tersebut.

Penulis: app | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Panji Purnandaru
Bupati Sleman, Sri Purnomo meluncurkan program inovasi Layanan Antar Sampai Rumah (N(G)ANTAR PAIMAH), Rabu (4/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Sosial Kabupaten Sleman menggelar launching program inovasi Layanan Antar Sampai Rumah (N(G)ANTAR PAIMAH), Rabu (4/10/2017).

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, peluncuran tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pemberian bantuan sosial terencana 2017.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman, Sri Murni Rahayu menjelaskan bahwa program N(G)ANTAR PAIMAH merupakan inovasi Dinsos Sleman dan baru ada pertama kali di Indonesia.

Saat ini Dinsos Sleman memiliki dua armada sepeda motor untuk mendukung program tersebut.

Program ini merupakan bentuk layanan sosial kepada masyarakat yang datang ke Dinsos dan membutuhkan layanan transportasi untuk layanan rujukan lebih lanjut maupun pulang ke rumah secara gratis.

"Kondisi mendesak kita antar, kita nggak pilih-pilih. Mereka datang ke Dinsos terus mau pindah lokasi karena keluhan harus rujuk kita antar. Kalau sudah selesai, kita antar sampai rumah," jelas Murni.

Baca: Sri Purnomo: Masyarakat Harus Kooperatif dalam Sensus Ekonomi

Murni mengisahkan, ide inovatif ini muncul ketika di suatu hari ada orang tua yang berada di kantornya tak kunjung pulang, padahal orang tua tersebut telah menyelesaikan urusannya.

Lantas, ia menggali informasi lebih dalam lagi, ternyata orang tua tersebut tengah menunggu cucunya untuk dijemput.

"Itu terus kita anter," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut maka muncul ide program N(G)ANTAR PAIMAH.

Menggunakan motor Honda Revo yang merupakan kendaaraan dinas, pada sekitar Juli program tersebut mulai berjalan dan sudah beroperasi 25 kali.

Baru pada minggu-minggu ini hadir armada tambahan yaitu Yamaha NMAX hasil koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman.

"Satu motor kendaraan dinas, habis itu koordinasi ke BKAD dapat NMAX," tuturnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved