Mahasiswa UMY Dampingi Suku Kokoda di Papua Barat
Suku Kokoda yang saat ini bermukim di kampung Warmon Kokoda sebelumnya berasal dari Sorong Selatan dan beberapa daerah lainnya di sekitar Sorong.
"Dengan Latihan Dasar Kepemimpinan ini, kami ingin memperkenalkan budaya berpikir kritis bagi muda-mudi Warmon Kokoda. Budaya tersebut sangat diperlukan oleh SDM Warmon Kokoda karena mereka lah yang akan menjadi tonggak perubahan yang akan memajukan masyarakat setempat. Ini juga agar mereka mampu terlibat dalam merencanakan pembangunan kampung Warmon Kokoda yang sudah resmi menjadi bagian dari distrik Mayamuk. Karena saat ini kampung Warmon Kokoda sudah menerima berbagai dana pembangunan dari pemerintah, alangkah baiknya apabila generasi muda Warmon Kokoda dapat menjadi agen perubahan," terang Kahfi.
Perjuangan mahasiswa KKN MBN UMY dari generasi pertama dan kedua tersebut mulai membuahkan hasil.
Saat ini para pemuda-pemudi kampung Warmon Kokoda sudah mampu peka terhadap berbagai kegiatan yang dapat memajukan kampungnya.
Mereka turut ambil bagian dalam program-program yang diadakan oleh MBN, seperti dalam pendidikan, pertanian dan literasi kesehatan.
Bahkan hingga menawarkan diri untuk menjadi kader yang akan mengawasi keberlanjutan program-program yang diadakan ketika nanti masa bakti MBN usai.
Selain itu, mereka juga turut andil dalam merencanakan kegiatan pengembangan kampung dengan para aparatur desa.
Tak hanya para muda-mudinya, anak-anak Warmon Kokoda pun sangat antusias dalam mengikuti program pendidikan non-formal yang diberikan oleh MBN seperti kegiatan membaca dan kelas alam.
Kegiatan yang rutin diadakan setiap pagi itu diikuti oleh anak-anak dengan semangat, bahkan mereka menggunakan seragam merah putih layaknya siswa yang akan menghadiri kelas seperti di sekolah dasar.
Walau hanya sekedar membaca bersama dan menyebutkan nama-nama hewan kemudian menyanyi bersama, keceriaan di wajah anak-anak suku Warmon Kokoda tetap terlihat.
"Indikator keberhasilan dari berbagai agenda yang kami lakukan adalah penerimaan dari warga setempat. Ketika orang tua, anak muda dan adik-adik Warmon Kokoda mau kami ajak untuk melakukan berbagai kegiatan dan bercengkerama dengan akrab, kami rasa kami sudah berhasil melakukan sebuah perubahan. Karena warga Warmon Kokoda sudah mampu membuka diri. Ini menjadi aspek yang diperlukan masyarakat Warmon Kokoda untuk berkembang maju," papar Kahfi
Masyarakat Warmon Kokoda sama dengan seluruh rakyat lainnya di negeri ini.
Sama harkat martabatnya, sama hak dan kewajibannya, mereka sama Indonesianya dengan kita semua.
Namun mengapa mereka tidak mendapatkan kesamaan untuk hidup layak?
Itulah yang menjadi tujuan dari kehadiran MBN di tanah Warmon Kokoda, agar mereka mampu berdiri dan berkembang maju dengan tangan mereka sendiri dan meraih cita-cita yang masyarakat Warmon Kokoda impikan.
Karena mereka sadar untuk berubah harus dimulai dari diri sendiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kokoda_20171001_144032.jpg)