Disdik Anggarkan Infrastruktur E-learning dalam APBD 2018
Upaya pengembangan e-learning akan dimulai dengan pemenuhan fasilitas serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan sekolah.
Penulis: gil | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk mendukung pengembangan e-learning, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta akan memberikan fasilitas penunjang bagi sekolah yang belum memenuhi dari segi sarana dan prasarana.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Hari Suasana menjelaskan, upaya pengembangan e-learning akan dimulai dengan pemenuhan fasilitas serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan sekolah.
Kelengkapan fasilitas tersebut antara lain, adanya web cam, jaringan internet dengan kecepatan yang memadai, pengeras suara, layar monitor yang kompatibel, dan aplikasi.
"Sejumlah sekolah, seperti SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 8 sudah memiliki fasilitas yang dibutuhkan karena mereka telah teleconference dengan sister school di luar negeri. Tahun depan, kami alokasikan anggaran untuk pemenuhan fasilitas tersebut di SMP lain," ujar Edy pada Kamis (21/9/2017).
Baca: Quantum Learning Atasi Kejenuhan Siswa Belajar Matematika
Untuk mewujudkannya, Edy akan mengintervensi dengan memasukkan pada rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 mendatang.
Di anggaran 2017, e-learning baru masuk tahap perencanaan. Untuk besaran anggarannya Edy masih tahap proses pengkajian.
"Jadi semoga saja tahun depan semua sekolah sudah bisa menggunakan e-learning ini," sebut Edy.
Selain 'e-learning', berbagai terobosan yang telah dilakukan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta untuk mendukung penguatan smart city di antaranya adalah penerapan sistem pendaftaran siswa baru secara online, serta Konsultasi Belajar Siswa (KBS) Online. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/e-learning-ilustrasi_20150504_083633.jpg)