Wali Kota Batu Diciduk KPK, Warga Tak Kaget, PDIP Langsung Pecat

Alasannya, Eddy pada Sabtu (16/9/2017) terkena operasi tangkap tangan KPK di rumah dinasnya dengan dugaan kasus suap proyek.

Editor: oda
surya
Eddy Rumpoko saat meninggalkan Ditreskrimsus Polda Jatim, Sabtu (16/9/2017) malam untuk diterbangkan ke Jakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kabar penangkapan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) tidak membuat warga yang kaget.

Seperti disampaikan oleh Saduwo (60), Ketua RT 1 RW 12 Kelurahan Pesanggrahan, Kota Batu. Dia mengaku baru mengetahui perihal penangkapan wali kotanya.

"Kalau kaget tidak juga. Birokrasi di Indonesia banyak yang seperti itu," katanya.

Meski demikian dia menyesalkan kelakuan Eddy Rumpoko yang berani melakukan tindakan melawan hukum.

"Sebagai warga kita menyesal juga. Kenapa sebagai kepala daerah berani berbuat seperti itu," katanya.

Selama ini dia melihat Eddy Rumpoko sebagai sosok yang supel. Selama dua periode menjabat, ia melihat sosok Eddy Rumpokoyang merakyat.

"Kita melihat baik - baik saja. Supel, merakyat. Dari sisi negatifnya kita tidak begitu mengikuti," katanya.

Baca: Wali Kota Batu yang Ditangkap KPK Punya Rumah Elit, Jarang Ditinggali dan di Lokasi Strategis

Langsung Dipecat

Diketahui, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko terjaring operasi tangkap tangan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya langsung memecat Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. 

Alasannya, Eddy pada Sabtu (16/9/2017) terkena operasi tangkap tangan KPK di rumah dinasnya dengan dugaan kasus suap proyek.

"Kami langsung mengambil tindakan saat ini juga, pemecatan seketika," kata Hasto ketika dihubungi TribunJatim.com, pada Sabtu (16/7/2017).

"Ini untuki efek jera bagi kader PDIP," ujarnya.

Hasto menjelaskan PDIP saat tidak memberikan toleransi terhadap kadernya yang menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

"Kami memiliki disisplin jika kekuasaan itu harus untuk kepentingan rakyat," katanya.

Melakukan korupsi kata dia sama dengan tidak mematuhi peraturan partai. "Mereka yang melakukannya (korupsi) sama dengan mengindahkan perintah partai," ujarnya.

Karena itu, Hasti mewanti-wanti kepada kader PDIP untuk tidak melakukan korupsi. (tribunnews)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved