Dinas Pendidikan Kota Bangun Karakter Siswa Melalui Pameran Pendidikan 2017

Pada pameran tersebut, Dinas Pendidikan menyediakan alat-alat musik yang bisa digunakan para siswa untuk menampilkan karya musiknya di depan umum.

Penulis: trs | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/TRIS JUMALI
Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengadakan Pameran Pendidikan 2017 demi memberi kesempatan untuk mengekplorasi potensi yang dimiliki sekolah-sekolah yang ada di Yogyakarta, Jumat (15/9/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengadakan Pameran Pendidikan 2017 demi memberi kesempatan untuk mengekplorasi potensi yang dimiliki sekolah-sekolah yang ada di Yogyakarta, Jumat (15/9/2017).

Pameran Pendidikan ini diselenggarakan selama lima hari dari tanggal 12 September 2017 lalu, dan penutupnya pada hari ini, Sabtu (16/7/2017) di Taman Pintar Yogyakarta.

Pada pameran tersebut, ada sekitar 41 sekolah yang menampilkan prestasi maupun karya-karya yang dimiliki.

Wisnu Sanjaya, selaku Penanggung Jawab Kegiatan Pameran Pendidikan 2017 mengatakan, sekolah yang mengikuti pameran ini terdiri dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, dan juga Sekolah Menengah Pertama.

"TK-nya ada sepuluh, SD ada 15, dan SMP ada 16, mereka juga menampilkan berbagai karya-karya yang bisa di pamerkan, atau kejuaraan yang pernah dimenangkan," ujar Wisnu.

Ia mencontohkan seperti SMP 6 yang menjuarai kompetisi robotik, ikut memamerkan robotnya waktu memenangkan kompetisi pada pameran tersebut.

Lalu juga ada SMP 101 yang menampilkan berbagai hasil karya batik buatan siswanya.

"SMP 101 itu para gurunya saja menggunakan batik yang dibuat oleh para siswanya sendiri dari ekskul membatik di sekolah yang melibatkan siswa. Dalam hal ini sekolah memiliki karakternya masing-masing," ucap Wisnu.

Selain itu juga, pada pameran tersebut, Dinas Pendidikan menyediakan alat-alat musik yang bisa digunakan oleh para siswa untuk menampilkan karya musiknya di depan umum.

Berbagai pertunjukan seni dapat ditampilkan pada panggung yang sudah disediakan, mulai dari seni musik, tari, teater, guritan, dan segala macam yang dimiliki oleh sekolah bisa ditampilkan di sini.

"Tujuannya memberikan kesempatan pada sekolah-sekolah untuk menunjukan potensinya juga, karena kalau tidak ditampilkan maka tidak banyak orang yang tahu, selain itu juga sebagai ajang promosi sekolah," kata Wisnu.

Namun yang terpenting, Wisnu menyampaikan, bahwa pada pameran tersebut adalah untuk menigkatkan kualitas karakter siswa di Yogyakarta, sesuai dengan tema pameran yang diangkat yaitu 'Kita Tingkatkan Kualitas Pendidikan Karakter Untuk Mewujudkan Siswa Istimewa Berkepribadian Unggul'.

"Pameran ini rutin setiap tahun, untuk tahun ini kita tekankan pada pendidikan karakter yang dirasa selama ini terus berkurang," lanjutnya.

Di samping itu, pada pameran tersebut juga diadakan dua jenis lomba, yaitu pentas seni terbaik dan stand terbaik, nanti bagi para pemenang akan mendapatkan piagam dan uang pembianaan yang penyerahannya akan diadakan di Dinas Pendidikan.

"Harapannya sekolah bisa berbenah dengan melihat para kompetitornya, jadi persaingan sehat, dan akan bisa meningkatkan pendidikan karakternya. Untuk siswanya sendiri, harapanya semakin kreatif, dan bisa kita lihat dari pameran ini juga ada unsur pelestarian budaya, ekspresi, dan seni," jelas Wisnu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved