Pers Jangan Ikut Sebarkan Berita Hoax
"Pers harus menjadi bagian dari agen untuk tidak menyebarkan hoax," ujarnya
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja | Dwi Nourma Handito
Awas Hoax - Seorang warga melihat gambar tentang peringatan hoax di internet, Rabu (22/2). Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet, hoax atau kabar palsu banyak bermunculan di dunia maya dan memiliki bermacam jenis.
TRIBUNJOGJA.COM - Maraknya penyebaran berita hoax menjadi tantangan besar bagi pers Indonesia, sebagai media yang dapat menyiarkan berita sesuai fakta agar tidak meresahkan masyarakat.
Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi saat mengisi talkshow dalam rangkaian acara Kongres dan Temu Alumni Publikom Gama Departemen Ilmu Komunikasi UGM, mengatakan tidak sedikit media yang ikut terbawa dalam penyebaran berita bohong ke masyarakat saat ini.
"Pers harus menjadi bagian dari agen untuk tidak menyebarkan hoax," ujarnya, Jumat (12/5).
Selengkapnya simak halaman 14 Tribun Jogja edisi Sabtu (13/5/2017).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/awas-hoax_1_20170222_210826.jpg)