KOLOM 52
Liburan itu Soal Kamera, Eksistensi, dan Pendapatan
Tujuan wisata yang dikunjungi pun cenderung memiliki pemandangan menarik yang dapat diabadikan dalam foto.
Penulis: oda | Editor: Muhammad Fatoni
APA sih yang kamu lakukan jika ketemu libur panjang? Pastinya mencari tempat untuk berekreasi dong.
Tapi apakah cuma datang ke lokasi wisata untuk makan dan menikmati suasana di sana?
Tentu saja tidak. Apalagi saat ini jamannya media sosial, dimana kita bisa berbagi atau ‘pamer’ kegiatan ke semua orang pengguna aplikasi berjejaring sosial.
Long weekend saat liburan Paskah kemarin ini menjadi kesempatan bagi masyarakat terutama kaum muda untuk berkunjung ke lokasi-lokasi wisata.
Tujuan wisata yang dikunjungi pun cenderung memiliki pemandangan menarik yang dapat diabadikan dalam foto.
Minggu (16/4/2017), sekitar pukul 03.00 dini hari, saat berada di Bukit Bintang, Patuk, Gunungkidul, tampak puluhan pemuda duduk di pinggir jalan untuk menikmati malam saat libur panjang.
Beberapa dari mereka terlihat sedang memfoto temannya dengan latar belakang lampu-lampu penerangan di Kota Yogyakarta.
Ada yang menggunakan ponsel berkamera maupun menggunakan kamera dslr, mereka saling bergantian berfoto.
Tentu saja, hasil foto mereka akan akan dibagikan di akun media sosial mereka, seperti Instagram maupun Facebook, untuk mendapatkan komentar atau sekedar ‘tanda jempol’.
Namun sepertinya, petualangan mereka tidak hanya sampai berhenti di situ saja.
Ada beberapa orang bertanya ke pengunjung lain. Masih jauhkah arah menuju Telaga Biru atau ke Hutan Pinus di Gunungkidul? Pantai di Gunungkidul yang menarik mana saja?
Tak sedikit dari mereka ternyata berasal dari luar Provinsi DIY. Ada yang dari Wonosobo, dan ada pula dari perbatasan Jawa Timur.
Sepertinya, kesempatan libur panjang tak disia-siakan kaum milenial untuk mendatangi lokasi-lokasi yang memiliki pemandangan alam yang indah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/watu-kodok3_20170319_134226.jpg)