Fotografer Ini Selamatkan Bayi Beruang yang Sekarat, Bahkan Beri Napas Mulut ke Mulut
Saat itu hujan turun dan membasahi sekujur tubuh bayi beruang tersebut. Corey kemudian merasa melihat ada napas kecil dari bayi beruang tadi.
TRIBUNJOGJA.COM – Corey Hancock adalah seorang fotografer yang sedang mendaki di Oregon, AS. Saat itu, secara tak sengaja ia melihat bayi beruang yang sedang sekarat.
Saat pertama melihatnya, Corey mengira bayi beruang itu sudah mati. Ia terlentang di tanah dan diam tak bergerak. Bibirnya biru dan matanya terbuka namun kosong.
Saat itu hujan turun dan membasahi sekujur tubuh bayi beruang tersebut. Corey kemudian merasa melihat ada napas kecil dari bayi beruang tadi.
Reaksi pertama Corey adalah ia merasa sangat kasihan dan teringat dengan anaknya sendiri di rumah. Bayi beruang ini benar-benar masih kecil.
Corey jelas tak tega jika hanya melihat dan membiarkan bayi beruang ini mati di tengah hujan. Karena itu, ia tidak membuang-buang waktu dan segera menyelamatkan bayi beruang itu.
Corey langsung menangkat bayi beruang itu dan lari ke mobilnya. Sepanjang waktu, ia merasa takut jika ibu beruang datang kepadanya.
Untunglah ia berhasil sampai di mobil dengan selamat. Namun, sesampainya di mobil bayi beruang tadi berhenti bernapas.
Tanpa pikir panjang, Corey memberikan napas buatan dari mulut ke mulut. Bayi itu kemudian bernapas lagi dan Corey segera membawanya ke dokter hewan.
Untung saja berkat Corey, bayi beruang ini selamat. Menurut hukum, Corey seharusnya bisa didenda hingga lebih dari 80 juta rupiah atau dipenjara setahun karena membantu bayi beruang itu.
Untunglah, ia tidak akan dihukum karena sudah bertindak baik pada bayi beruang yang ternyata dehidrasi dan kelaparan tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/corey-hancock-dan-bayi-beruang-yang-ia-selamatkan_20170408_185149.jpg)