Breaking News:

Ingin Ngajak Gituan Janda Muda, Pria Ini Malah Ditangkap Warga Karena Mengintip

Saat sedang mengecek keberadaan IN dengan cara mengintip lewat lubang pintu, aksinya keburu dipergoki warga dan kemudian ditangkap.

Editor: oda
tribunjateng/humas polres purbalingga
Seorang warga diamankan petugas Polsek Kaligondang Polres Purbalingga karena tertangkap basah sedang mengintip seorang janda muda di Desa Slinga Kecamatan Kaligondang, Senin (27/3/2017) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, PURBALINGGA - Seorang warga diamankan petugas Polsek Kaligondang Polres Purbalingga karena tertangkap basah sedang mengintip seorang janda muda di Desa Slinga Kecamatan Kaligondang, Senin (27/3/2017) malam.

Pelaku adalah PN (36) warga Desa Slinga yang merupakan tetangga dari janda muda berinisial IN (25).

Pria itu tepergok saat sedang mengintip rumah melalui lubang pintu. Warga pun menangkap PN kemudian dibawa ke Balaidesa setempat.

Kapolsek Kaligondang AKP Imam Hidayat mengatakan, mendapat laporan bahwa ada pria ditangkap warga karena mengintip janda muda tetangganya.

Polisi pun datang ke lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.

Sampai di lokasi, petugas kemudian mengamankan pelaku. Agar tidak menjadi sasaran kemarahan warga, selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Kaligondang untuk diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Saat dimintai keterangan, PN mengaku sengaja datang ke rumah tersebut untuk mengajak IN melakukan hubungan seksual.

Namun saat sedang mengecek keberadaan IN dengan cara mengintip lewat lubang pintu, aksinya keburu dipergoki warga dan kemudian ditangkap.

Kapolsek menambahkan akibat perbuatannya, warga menuntut PN agar membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.

Selanjutnya PN membuat surat pernyataan tersebut dengan disaksikan oleh polisi, kepala desa dan perwakilan warga.

Sebelum diperbolehkan pulang, PN terlebih dahulu diberikan pembinaan bahwa tindakan yang dilakukan adalah hal negatif yang seharusnya tidak dilakukan.

Selain meresahkan, hal tersebut juga dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun aksi warga.

"Dengan pembinaan yang sudah dilakukan diharapkan pelaku tidak mengulangi kembali tindakannya," pungkas kapolsek. (tribunjateng/humas polres purbalingga)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved