Pilkada Yogyakarta

Kedua Paslon Siap Adu Argumen

Kedua Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada Kota Yogyakarta 2017 mengaku siap berhadapan dalam debat publik yang diselenggarakan KPU

Penulis: gil | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Ilustrasi: Sejumlah pengendara melintas di Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di pohon dekat GOR Amongraga, Senin (9/1/2017). Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta melayangkan surat peringatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang dinilai menyalahi aturan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang Rabbani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kedua Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada Kota Yogyakarta 2017 mengaku siap berhadapan dalam debat publik yang diselenggarakan KPU Kota Yogyakarta.

Keduanya pun tidak melakukan persiapan khusus.

Calon Wali Kota nomor urut 1 Imam Priyono mengatakan tidak melakukan persiapan khusus dalam menghadapi debat publik.

Baginya, debat publik sama dengan pekerjaan sehari-harinya sebagai Wakil Wali Kota.

"Tidak ada persiapan khusus, karena kan itu sebenarnya pekerjaan sehari-hari saya, ditanyakan soal tata kelola pemerintah, pencegahan korupsi dan sebagainya," ujar Imam pada Kamis (19/1/2017).

Saat ditanya kesiapan menghadapi, mantan pemimpinnya dalam pemerintahan, Imam mengaku siap.

Bekal di birokrasi baginya cukup untuk bisa menjawab pertanyaan seputar uji kepatuhan dalam pemerintahan.

"InsyaAllah saya siap, karena materinya yang biasa dihadapi setiap harinya," ungkap Imam.

Calon Wali Kota nomor urut 2 Haryadi Suyuti juga mengaku siap dalam menghadapi debat publik.

Haryadi sendiri juga tidak melakukan persiapan khusus.

"InsyaAllah siap, karena memang kewajiban sebagai Paslon sebagai hal yang harus dipenuhi," ucap Haryadi.

Persiapan debat hanya mempelajari dan menelaah persoalan-persoalan masyarakat Kota Yogyakarta.

Namun, disebutkan tidak ada persiapan khusus atau trik-trik agar bisa unggul dalam debat.

"Tidak ada persiapan, tidak ada strategi atau trik, dijalani saja sambil melihat persoalan warga," tuturnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved